Munaslub Perpani: Perempuan Indonesia Maju Optimis Illiza Sa’abudin Djamal Mampu Bawa Perpani Menuju Prestasi Dunia

Tampil bagai macan podium, Anggota Komisi X DPR RI asal Aceh dalam sambutannya menguraikan tentang potensi panahan demi mencapai prestasi. Menurutnya, seorang pemanah yang handal haruslah memiliki kepercayaan diri, mampu menggali kekuatan yang dimilikinya, mengkoordinasikan seluruh gerak, nafas dan perhatian, menjaga keseimbangan diri dan lingkungan, berusaha mengendalikan seluruh tantangan, fokus pada tujuan dan bersabar menentukan saat yang tepat untuk melepasklan panah menuju sasaran, tegas Illiza.

Liverpool berubah jadi liVARpool

Beberapa netizens juga mempersoalkan ketika VAR mensahkan gol ketika Firmino (Liverpool) melesakkan gol ke gawang Aston Villa dan Sadio Mane (Liverpool) saat menjebol gawang Watford. VAR harus tidak dipakai lagi karena hanya merusak permainan dan hasrat pertandingan, tulis salah satu netizen.

Sementara banyak netizen menjuluki Liverpool dengan nama baru liVARpool, tim yang dibela VAR.

FINAL COPA FLOBAMORA JKT: Alot, Seru, Tensi Tinggi (Ngada vs TTU)

PSN Ngada unggul karena beberapa pemain memiliki jam terbang yang lebih banyak, selain ketenangan dalam permainan. Hanya saja, beberapa lini kalah cepat (speed) dan beberapa pemain yang emosional bisa menjadi titik lemah. PSN tak mudah menggempur pasukan Garuda Kefa karena tim TTU ini memiliki speed power yang lebih baik, fighting spirit yang konsisten. Tapi kelemahan Garuda Kefa adalah bermain kurang tenang, cenderung emosional, finishing (penyelesaian akhir) yang lemah di gawang lawan.

Memberantas Mafia Bola Liga 3 Nasional (Garda NTT)

Garda NTT menandaskan, dampak dari indikasi tersebut, kompetisi kasta ketiga ini membuat Tim PSN Ngada yang mewakili Provinsi NTT harus hengkang dari stadion Tri Dharma dengan cara tidak bermartabat akibat akumulasi hukuman yang sama sekali tidak dapat dibuktikan oleh Panitia maupun pengurus pusat PSSI.

PSN Ngada: Memang Top (skor) dan Top Berita, God Bless Ngada

Jika kali ini terpaksa berjuang dengan deraian air mata, keringat berdarah-darah seluruh pemain, tertunduk lesu dan nafas terasa sesak, PSN Ngada tetap di hati publik NTT karena kalian telah menegaskan diri sebagai tim paling berprestasi di negri ini. Ketidakadilan elit penyelenggara tidak boleh sedikitpun menguburkan harapan PSN Ngada dan klub-klub sepak bola NTT umumnya.

COPA FLOBAMORA JKT: Ngada & TTU Jumpa di Final

Apresiasi untuk tim Malaka, akhirnya Malaka menerima hasil pertandingan kontra PSN setelah memberi banyak catatan dan kritikan kepada panitia penyelenggara, semata-mata untuk memajukan mutu sepak bola NTT berikut membentuk karakter positif generasi muda NTT. Wanita-wanita cantik Malaka pun menghibur penonton dengan tarian khas, dan menambah hasrat bagi pemain.

PSN Ngada Naik Level?

PSN Ngada bisa belajar dari prestasi yang ditorehkan Persik Kediri. Tahun lalu, Persik Kediri satu grup dengan PSN Ngada di Liga 3 Nasional. Persik Kediri sukses masuk Liga 2 Nasional dan membuktikan sebagai tim terbaik dan nomor satu karena keluar sebagai jawara Liga 2 Nasional 2019. Tahun depan, Persik Kediri masuk berlaga di Liga 1 Nasional, mengancam posisi Bali United yang memastikan diri sebagai Juara Liga 1 Nasional tahun ini.

Rowa FC Jawara, Stadion Wolosambi itu peradaban mini

Publik Nagekeo pun mengapresiasi semua pemangku kepentingan (Paroki, SMAK, tokoh masyarakat, masyarakat Wolosambi dan sekitarnya) yang telah membangun stadion mini Wolosambi secara swadaya. Berharap Pemda Nagekeo mendukung, meski tetap fokus membangun GOR dan stadion sepak bola di Aeramo.

COPA FLOBAMORA JKT: Partai neraka & kerja keras panitia

“Saya sudah bicara dengan masing-masing official dan coach baik Maumere maupun Kupang agar bermain sportif dan tetap menjaga ketertiban di lapangan. Masing-masing tim harus siap kalah jangan mau menangnya saja,” tutur Frans Watu Direktur Kompetisi Copa Flobamora.

COPA FLOBAMORA JKT: Persena & PSN Tersandung Non Teknis

Catatan bagi dua tim favorit redaksi yakni Persena dan PSN, faktor non teknis harus segera diatasi jika ingin melangkah hingga babak final. Kedua kabupaten ini memiliki segudang pemain, maka Persena dan PSN pun terbagi dalam dua tim masing-masing. Akibatnya, masalah non teknis pun menghantui.

Copa Flobamora Jakarta: Pemain berkelas, pelatih di luar kelas

Sementara itu, Tobby Ndiwa, salah satu elit di panitia Copa Flobamora Jakarta, yang juga komentator pertandingan, mengatakan beberapa tim menunjukkan dominasi permainan sejauh ini, permainan yang berkelas dan atraktif. Tim-tim itu seperti Ngada Jakarta FC, Maumere (Niantana FC), Flotim (Titi Hena FC), Belu FC, Sumba Barat Daya (Ikalsabda FC), dan Nagekeo FC.

Sisko, Bintang Aesesa Raya: ‘Haram Kalah’ (Ngada Cup Jakarta)

SSB Sisko pernah menjuarai Piala Menpora DKI tahun 2016 dan sabet juara 3 Piala Menpora Nasional tahun itu. Tahun 2018, Sisko bersama timnya lolos seleksi Indonesian Football Academy Ciputat untuk bemain di Thailand. Sejak SD, Sisko telah menunjukkan kebintangannya di lapangan bola. Dia terpilih untuk mewakili Kota Madya Depok di turnamen O2SN Jawa Barat.