DEPOK (eNBe Indonesia) – Sebagian besar pria Flores yang menikahi wanita Batak mengalami perubahan hidup yang istimewa, beruntung karena tipikal wanita Batak itu sangat digemari pria Flores, demikian sebaliknya.

Sebagian besar pria Flores yang menikahi wanita Batak bersaksi bahwa begitu banyak kesamaan karakter kedua etnis ini yang memuluskan komunikasi hati suami istri. Maka mereka nyaris membangun rumah tangga tanpa masalah, jika ada mungkin terkait hal-hal kecil saja, entah itu perhatian atau romantisme yang cenderung menghilang seiring perjalanan waktu.

Menikah setelah 8 tahun berpacaran itu tentu rentang waktu yang lama, dan para sejoli akan penasaran bertanya. Portal berita idntimes.com menulis, pasangan sejoli memilih pacaran lebih lama karena beberapa alasan logis, demikian bagi yang memutuskan pacaran singkat.

Bagi Mathias (pria Nagekeo-Flores), meski yakin Ocha (gadis Batak) adalah pilihan yang tepat sebagai istrinya pada 8 tahun lalu, dia memilih mempersiapkan diri agar tak ada lagi keraguan. Pria lulusan Universitas IISIP Jakarta Selatan ini pun bisa fokus membangun karirnya (saat ini manajer bisnis Jhonny & Andrean Jakarta) karena telah menggenggam cinta dan seluruh hidup Ocha.

“Kuingin engkau saja di hatiku. Jika ada kepedihan di hati, biar aku sajalah yang membawa kepedihan itu,” ujar Mathias lewat alunan suara indah pada acara resepsi pernikahan di Villa Lokamude, Cimanggis, Jakarta Selatan Minggu (27/10).

Mathias tampak mesrah menggenggam tangan Ocha, padahal hujan sedang rintik. Pesta taman (outdoor) yang terganggu hujan itu, tidak membuatnya ragu, seolah yakin alam masih bersahabat. Konsep wedding party di taman karya Denny Jago, berikut lantunan lagu indah musisi George Soge Soo dan vokalis Yanto, bisa turut menenangkan hati Ocha, gadis cantik Batak yang memilih berkorban penuh totalitas untuk cinta dan suaminya.

RD Aloysius Tri Harjono, Pastor Paroki Santo Herkulanus Depok-Jawa Barat, telah mempersatukan Mathias dan Ocha dalam sakramen perkawinan pada Sabtu (26/10). “Istrimu akan menjadi laksana pohon anggur subur dan anak-anakmu seperti tunas pohon zaitun di sekeliling mejamu,” tulis Mazmur 128.

Lagu-lagu pujian Koor Flobamora Herkulanus mendaraskan betapa Kristus Yesus sendiri telah mengasihi Mathias dan Ocha. Semoga kalian saling mempercayai, tinggal dalam damai menurut kehendak-Nya, saling mengasihi dan menghormati. Dan semoga kalian menjadi saksi Kasih Allah dalam dunia, dan berhati dermawan bagi mereka yang menderita dan berkekurangan.

HAPPY WEDDING Mathias Yoghi Mite Marbun Banjar Nahor dan Rosa Sunarti Panjaitan (Ocha) !!

Jika kalian berdua ingin berlibur ke Flores, jangan lupa pesan tiket lebih awal di traveloka (baca: titik kulminasi cinta Ocha pada Mathias)