Laporan Rofin Selawolo

NAGEKEO (eNBe Indonesia) – Akademi Komunitas Negeri (AKN) Kabupaten Nagekeo, pada 26 Oktober 2019, mewisuda 30 mahasiswa sebagai Ahli Muda (A.Ma) dari program studi administrasi bisnis dan program studi teknologi kimia industri.

Mahasiswa yang diwisuda ini adalah periode V angkatan VI program studi di luar domisili Politeknik Negeri Ujung Pandang, rintisan AKN Nagekeo.

Direktur Politeknik Negeri Ujung Pandang Muhammad Anshar mengatakan hampir semua lini pengetahuan dan teknologi bergerak ke arah revolusi industri. “Untuk menciptakan sinergi yang berkualitas butuh keterbukaan dan kerjasama dengan pemerintahan daerah dan pihak industri,” katanya.

“Kerjasama ini menunjukkan bahwa pemerintah Nagekeo memberikan kepercayaan yang besar kepada Politeknik Negeri Ujung Pandang sebagai pendidikan tinggi vokasi guna membangun SDM dan SDA yang dimiliki Kabupaten Nagekeo,” jelas Muhammad Anshar.

Dia menambahkan bahwa Kabupaten Nagekeo memiliki Kawasan Pengembangan Ekonomi Terpadu (Kapet) Mbay sehingga memungkinkan kawasan ini berkembang menjadi pusat produksi, pengelolaan, dan perdagangan berbagai hasil bumi termasuk garam.

“Dengan mengelola program studi pendidikan vokasional jenjang dua tahun seperti AKN Nagekeo, diharapkan akan menghasilkan tenaga terampil yang berjiwa wirausaha sebagai pengusaha garam, mampu memanfaatkan potensi garam, dan siap memberikan andil dalam mengamankan program garam untuk negeri,” jelas Muhammad Anshar.

Vincent Rema, dosen AKN Nagekeo, mengatakan bahwa AKN Nagekeo telah tujuh tahun berjalan berawal dari 2012, dan SDM merupakan trigger untuk produksi garam Nagekeo selaras dengan program Nasional akan Swasembada Garam.

“Pemerintah harus menghadirkan investor untuk bisa berinvestasi di Nagekeo, sehingga bisnis garam dari hulu ke hilir tertangani. Harapan pemerintah Akademi menghasilkan output SDM, selanjutnya investor menyerap output yang ada untuk menjalankan manajemen bisnisnya,” tulis Vincent di laman facebook.

Vincent, lulusan Universitas Gunadharma Jakarta, menambahkan mulai tahun 2019 AKN Nagekeo sudah naik peringkat (grade) ke D4/Sarjana Terapan. “Kita doa bersama kampus ini menjadi Politeknik Negeri Nagekeo dalam waktu dekat. Satu-satunya kampus Negeri di Flores. Kita boleh berbangga,” ujarnya kepada redaksi eNBe Indonesia.

foto oleh Ockhand Tage