BAJAWA (eNBe Indonesia) – Yayasan Persekolahan Umat Katolik Ngada (Yasukda) didukung Pemerintah Kabupaten Ngada akan menyelenggarakan pendidikan di sekolah tinggi pertanian (Stiper) Flores Bajawa setelah tim visitasi dari Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi (Dikti) Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI melakukan evaluasi lapangan usulan pendirian Stiper Flores Bajawa pada Jumat (13/3).

Romo Silverius Betu, Pr selaku Ketua Yasukda mengatakan segala hal yang berkaitan dengan penyelenggaraan perkulihan juga hal mendasar lain yang merupakan tuntutan yang wajib dipenuhi perguruan tinggi baru sudah disiapkan.

Bupati Ngada Paulus Soliwoa mengatakan cita-cita mendirikan perguruan tinggi di kabupaten Ngada dimulai sejak 2013 didasari pada banyaknya anak Ngada yang kuliah di luar, sementara orang tua berkeinginan agar anak mereka kuliah tidak jauh dan berbiaya murah. Bupati Paulus mengatakan Pemda Ngada juga memberikan pinjam pakai gedung di atas lahan 13 ha yang berlokasi di Turekisa dan di Soa (10 ha) untuk lahan praktek.

Nikolaus Noy Wuli, Ketua Tim Pendiri Stiper, mengatakan lapangan kerja masyarakat dan sektor pembentuk PDRB (perekonomian daerah) Ngada dan NTT di atas 60% adalah sektor pertanian. (flores pos)