DEPOK (eNBe Indonesia) – Ada tiga bakal calon akan bersaing berat (Gud, Kristo Loko/Credo, Andreas Paru/Arena). Pemilih pemula akan lebih banyak dukung GUD. Demikian sumber dari Ngada menjawab pertanyaan Redaksi belum lama ini terkait perkembangan dinamika politik di Ngada menjelang Pemilihan Bupati Ngada periode 2021-2025.

Tapi sumber tadi mengatakan, GUD (Gregorius Upi Dheo-Anis Tay Ruba/ATR) menjadi sasaran empuk black campaign (propaganda hitam) oleh banyak kelompok, dan GUD-ATR bisa kehilangan simpati jika tak merespon.

“Ketika kamu melakukan sesuatu yang kamu cintai, passion hadir di dalam diri. Passion adalah faktor X yang memberi kamu energi untuk berbuat lebih sehingga kamu tidak akan berhenti karena ada rintangan,” tulis Greg Upi Dheo di laman facebook.

“Jalanin saja hidup ini dengan penuh kegembiraan dan jangan membandingkan hidup kita dengan orang lain. Tidak ada perbandingan antara matahari dan bulan, mereka bersinar saat waktunya tiba,” tulis Greg Upi Dheo.

GUD-ATR mungkin memenangi dukungan dari kalangan pemilih milenials (anak muda), tapi kunjungan ke desa-desa, rumah-rumah bisa jadi efektif menjaring simpati dari kalangan bapak-bapak dan ibu-ibu. Seorang pemimpin yang baik akan selalu muncul disaat yang tak terduga, demikian ujar Presiden RI Pertama, Soekarno.

GUD-ATR memilih bertemu langsung masyarakat akar rumput, model pemimpin yang top down di tengah krisis loyalitas dan trust (kepercayaan) kepemimpinan di Ngada.

Barisan milenials menaruh harapan pada GUD-ATR yang tegas berkomitmen membawa perubahan bagi Ngada (kampung kuat, desa mandiri, Ngada sejahtera). “Semangat muda adalah semangat perubahan, aktif, energik, penuh spirit, kreatif, visioner, pekerja keras, serta mempunyai nilai positif bagi kemajuan bangsa,” tulis Raghe Jr di laman facebook.

Perubahan selalu menciptakan peluang baru, tetapi hanya orang yang punya semangat dan berkompoten dialah yang dapat memanfaatkan peluang dalam perubahan, tulis Greg Upi Dheo.

GUD-ATR, jika terpilih, akan menaikkan 3 kali lipat anggaran di sektor pertanian. Greg, calon Bupati Ngada, mengatakan pemerintah mesti lebih fokus pada pembangunan sektor pertanian, selain pariwisata. “Kita mesti fokus bantu petani karena 82% masyarakat Ngada adalah petani. APBD untuk sektor pertanian pun masih sangat kecil, harus ditingkatkan,” ujarnya kepada Redaksi eNBe Indonesia.

Sementara itu, Partai Demokrat telah memilih Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), putra mantan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), sebagai Ketua Umum. Banyak kalangan yakin AHY bakal menjadi calon kuat pada Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024 nanti.

AHY dipercaya bisa mengembalikan posisi demokrat sebagai partai nomor satu di negri ini sebagaimana pernah dicapai pada 2009 (elektabilitas tertinggi) dengan meraup 21 juta suara (20,85%) dan mendapat 150 kursi di DPR RI (26,78% dari total 560 kursi). Partai Demokrat Kabupaten Ngada telah mengusung Paket GUD-ATR untuk bertarung di Pilbup Ngada tahun ini. Infrastruktur partai politik menjadi faktor penentu bagi setiap cabup-cawabup.