Laporan Rofin Selawolo & Rovina Aleksandry

KUPANG (eNBe Indonesia) – Jumlah warga NTT terpapar (positif) virus corona (covid-19) terus bertambah, seiring dengan intensitas pemeriksaan swab dalam satu pekan terakhir ini. Hingga Kamis (14/5), jumlah pasien positif covid-19 mencapai 39 orang, 2 pasien sembuh, 1 pasien meninggal dunia, dan 36 pasien lainnya masih dirawat.

Per hari ini, jumlah kasus positif di NTT berrtambah 8 menjadi 47, terbanyak Kota Kupang (14), menyusul Manggarai Barat 12, Sikka 12, Sumba Timur 2, Rote Ndao 2, TTS 2, Flotim 1, Ende, 1, dan Nagekeo 1.

Humas dan Protokol Covid-19 Nagekeo, Silvester Teda Sada, mengatakan satu warga Nagekeo sudah terpapar covid dan diberikan pemantauan khusus di ruang isolasi RSD Aeramo. Sementara 2 OTG kasus reaktif dilakukan karantina mandiri di puskesmas Danga.

Silvester Teda Sada

Untuk Nagekeo, status Covid-19 hingga Kamis (14/5) mencapai 1172, semua sudah selesai pemantauan, masih sisa 26 orang. Ada pergerakan angka OTG (orang tanpa gejala), bertambah 26 orang dari sebelumnya 15, hingga total 41 orang.  Dari 41 OTG, 10 selesai masa pemantauan.

Penambahan 26 orang ini berdasarkan hasil tracing kontak erat dengan pasien terkonfirmasi #01 covid-19 meliputi 14 orang dari kalangan keluarga, 11 orang dari kalangan petugas medis Puskesmas, dan 1 orang kepala dinas. Semua sudah dilakukan rapid test, dengan hasil non-reaktif. Demikian pun 4 OTG klaster Gowa di Mauponggo, rapid test kedua, hasilnya non-reaktip.

Sementara itu pemerintah Kota Kupang tidak menutup Pasar Kasih di kelurahan Naikoten I meski sudah menjadi zona merah pasca seorang pedagang meninggal dunia karena terpapar virus corona (covid-19). Tetapi aktivitas di pasar mulai sepi kerena kematian Filmom Kiuk (pedagang daging) akibat covid-19.

Walikota Kupang Jefri Riwu Kore menegaskan, penutupan pasar melalui kajian. Pemkot Kupang akan melakukan penelusuran terhadap kontak erat pasien meninggal covid-19 di kota Kupang. Juru bicara gugus tugas percepatan penanganan covid-19 NTT Marius Ardu Jelamu menyarankan Pemkot Kupang menutup pasar selama 14 hari untuk mencegah terjadinya transmisi lokal. Per 14 Mei 2019, NTT mencatat jumlah OTG mencapai 445 orang, ODP 241 orang dan PDP 16 orang.

Pemerintah kabupaten Manggarai Timur (Matim) mengambil langkah cepat untuk memutuskan mata rantai penyebaran covid-19, dengan melarang sementara penggunaan transportasi baik darat, laut dan udara. Sampai saat ini tidak ada warga Matim positif covid, jumlah OTG tidak bertambah dan ODP sisa 3 orang.

Perkembangan dunia pun tak bergeming, terkait covid-19. Beberapa negara telah memulai kembali aktifitas ekonomi tapi jumlah korban meninggal dan terpapar terus bertambah. Mulai muncul kekuatiran gelombang kedua korban virus global.

Jumlah terpapar covid dunia telah melampaui 4,4 juta, lebih dari 300.000 meninggal dan hampir 1,6 juta sembuh. Di Amerika, jumlah terpapar mencapai 1,4 juta, disusul Rusia (252.245 kasus), Inggris 234.431, Spanyol 229.540. Kematian terbanyak di Amerika (85.066), disusul Inggris 33.692, dan Italia 31.368.