Laporan Rovina Aleksandry

KUPANG (eNBe Indonesia) – Kepala dinas perhubungan (Dishub) provinsi NTT Isyak Nuka menegaskan bahwa larangan penutupan perbatasan wilayah administrasi antardaerah masih terus berlaku. Setiap daerah tidak diperkenankan menutup pintu-pintu perbatasan wilayah administrasi karena NTT belum menerapkan pembatasan sosial berskala besar (PSBB).

Beberapa wilayah telah menutup pintu perbatasan seperti Sikka, Ende, Ngada, dan Manggarai. Ishak Nuka mengatakan operasional sarana angkutan jalan baik kendaraan angkutan umum maupun pribadi dalam wilayah NTT tetap berjalan seperti biasa dengan tetap berpedoman pada protokol kesehatan yang ada.

Sementara Gubernur NTT Viktor Bungtilu Laiskodat memberlakukan New Normal di wilayah NTT mulai tanggal 15 Juni 2020, jalan tengah yang ditawarkan pemerintah dalam menghadapi pandemi corona (covid-19). Dengan penerapan New Normal, aktivitas masyarakat dapat mulai dijalankan sebagaimana biasanya, namun tetap dalam koridor menerapkan protokol kesehatan covid-19 secara ketat. Hingga saat ini, persebaran kasus positif covid-19 ada di 10 kabupaten dan Kota Kupang dengan total 85 kasus. Sembilan pasien diantaranya dinyatakan sembuh.

Secara nasional, hingga Rabu (27/5), kasus terkonfirmasi positif covid-19 bertambah 686 orang sehingga totalnya menjadi 23.851. Sedangkan pasien sembuh menjadi 6.057 setelah ada penambahan 180 orang dan kasus meninggal menjadi 1.473 dengan penambahan 55 orang.

Provinsi dalam kondisi yang relatif baik dan aman untuk melanjutkan kegiatan adalah Jambi, Aceh, Bangka Belitung, Riau, Kepulauan Riau, Nusa Tenggara Timur, Bengkulu, Papua Barat, Maluku Utara, Sulawesi Tengah, Sulawesi Tenggara, Bali, Kalimantan Tengah, Kalimantan Utara, Kalimantan Barat, Kalimantan Timur, dan Yogyakarta. Provinsi tetap berada di zona merah termasuk Kalimantan Selatan, Sumatera Selatan, Sulawesi Selatan, Sumatera Barat, Timur Jawa, Sulawesi Utara, dan Nusa Tenggara Barat (NTB).

Sekali lagi, kapasitas pengujian yang rendah (meskipun mencatat 14.313 tes pada satu hari yang dilaporkan Rabu) mungkin menyebabkan kasus yang dikonfirmasi relatif rendah, tetapi jumlah kematian harian rata-rata 23, lebih baik dari India (78) atau Meksiko (147).

Berdasarkan skenario pemulihan ekonomi negara yang sebelumnya diungkapkan oleh Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati, fase pertama dari skenario untuk membuka kembali perekonomian akan dimulai pada 1 Juni 2020. Sri Mulyani, bagaimanapun, mengatakan bahwa skenario tersebut belum final karena Pemerintah masih merumuskan rincian, sambil memantau perkembangan wabah di negara ini.