DEPOK (eNBe Indonesia) – Hasil pemeriksaan swab untuk tiga orang tanpa gejala (OTG) di Nagekeo dinyatakan negatif atau bebas covid-19. Tiga OTG dimaksud secara teknis disebut ‘sakit bukan covid’. Demikian ujar juru bicara posko covid-19 Nagekeo, Silvester Teda Sada, kepada Redaksi eNBe Indonesia hari ini.

Ketiga OTG yang bebas covid itu adalah tenaga kesehatan (2 orang) dan satu kerabat kontak erat dengan yang terkonfirmasi #02 covid-19. “Dengan hasil 2 tenaga kesehatan (nakes) negatif hasil swab ini, maka semua nakes Puskesmas Danga yang dikarantina pada hari-hari kemarin, saat ini dinyatakan bebas covid, baik dari hasil rapid test maupun swab,” kata Silvester.

Dengan demikian, lanjut Silvester, tak ada lagi keraguan, bahwa semua petugas kesehatan Puskesmas Danga dapat kembali beraktifitas dan menjalani tugas pelayanan kesehatan sebagaimana biasanya sesuai protokol kesehatan.

“Kita patut bersyukur atas perkembangan hasil swab ini, dan Tim Gugus termasuk kita semua sangat berharap agar wabah ini segera berakhir dan kita dapat memasuki fase “new normal”, dalam kebiasaan hidup baru secara lebih dispilin dan konsekuen dengan protokol kesehatan.”

Kabupaten Nagekeo belum termasuk dalam kategori “zona hijau” di provinsi NTT, dengan tiga kasus positif covid-19. Namun demikian, kata Silvester, perlakuan uji coba “new normal” dalam keseharian warga adalah wujud tekad dan perjuangan pemerintah dan masyarakat Nagekeo untuk bisa eksis dalam tatanan cara hidup baru di tengah covid-19 saat ini.

Sementara itu, Kadis Koperindag Nagekeo, Tiel Djawaria, dan Camat Boawae, Sales Ujang Dekresano, bersama RT setempat pada Jumat (5/6) melakukan simulasi pemberlakuan protokol kesehatan di area Pasar Rabu Boawae. Pasar terbesar di kabupaten Nagekeo ini dijadwalkan dibuka pada Rabu minggu depan, setelah ditutup selama masa covid-19.

Pasar Rabu Boawae