JAKARTA (eNBe Indonesia) – Setelah sebelumnya listrik hanya menyala selama 12 jam, kini warga Desa Pasir Panjang, Pulau Rinca dan Desa Komodo, Pulau Komodo Kabupaten Manggarai Barat, Provinsi Nusa Tenggara Timur, bisa menikmati listrik selama 24 jam.

Agustinus Ch Dula, Bupati Manggarai Barat, mengatakan bahwa peningkatan jam operasional listrik tersebut akan mendorong pariwisata di Pulau Komodo dan Rinca.

“Kami mengapresiasi PLN atas peningkatan layanan kelistrikan di Desa Rinca dan Komodo yang kini beroperasi selama 24 jam,” ujarnya melalui siaran pers, Selasa (28/7).

Adapun, peresmian pengoperasian listrik 24 jam dilakukan setelah sebelumnya PLN berhasil menambah satu mesin pembangkit listrik tenaga diesel (PLTD) berkapasitas 100 kilowatt (kW). Dengan penambahan mesin pembangkit ini, Desa Pasir Panjang memiliki daya mampu sebesar 160 kW dengan beban puncak sebesar 55 kW sehingga terdapat cadangan daya sebesar 105 kW.

Untuk meningkatkan pasokan listrik di Desa Komodo, PLN menambah dua mesin pembangkit berkapasitas 100 kW. Dengan penambahan mesin ini, Desa Komodo memiliki daya mampu sebesar 300 kW dan beban puncak mencapai 115 kW, sehingga terdapat cadangan daya sebesar 185 kW.

Sebanyak 943 penduduk yang memiliki mata pencaharian sebagai nelayan di kedua desa tersebut, kini bisa menggunakan listrik secara 24 jam untuk memberikan nilai tambah dalam kegiatan ekonomi dan pariwisata di sana.

“Sekarang warga bisa membeli pendingin untuk hasil penangkapan ikan. Hasil ikan bisa diolah karena di Labuan Bajo akan dibangun industri-industri perikanan. Intinya listrik ada berarti akan ada perubahan. Apalagi sekarang ada promo tambah daya PLN,” tutur General Manager PLN Unit Induk Wilayah NTT Agustinus Jatmiko.

Agustinus menambahkan peningkatan operasional tersebut menjadi wujud komitmen PLN untuk terus meningkatkan layanan listrik bagi masyarakat dan mendukung tumbuhnya pariwisata. Harapannya listrik 24 jam ini dapat mendorong pertumbuhan ekonomi serta meningkatkan kualitas kehidupan masyarakat di Desa Rinca dan Komodo. (bisnis.com)