DEPOK (eNBe Indonesia) – Jumlah pasien sembuh dari Covid-19 per 30 Juli 2020 terus meningkat. Penambahan jumlah pasien sembuh sebanyak 2.154 kasus. Dari data terbaru Kementerian Kesehatan, total pasien sembuh sebanyak 64.292 kasus.

Terbanyak pasien sembuh dari provinsi Jawa Timur dengan 445 kasus sembuh. Di provinsi tersebut, jumlah pasien sembuh sudah mencapai 14.064 pasien. Terbanyak kedua berada di provinsi Jawa Tengah berjumlah 377 kasus sembuh, dengan total 5.139 kasus sembuh.

Ketiga terbanyak ada di Jawa Barat sejumlah 334 kasus sembuh, totalnya sudah mencapai 3.949 kasus sembuh. Sementara provinsi DKI Jakarta juga mencatat penambahan sebanyak 189 kasus sembuh dan total 12.803 kasus.

Untuk penambahan kasus positif baru juga masih terjadi. Jumlahnya bertambah sebanyak 1.904 kasus baru. Total hingga hari ini pasien positif sudah mencapai 106.336 kasus positif.

Provinsi DKI Jakarta jadi penyumbang kasus baru terbanyak kemarin. Yakni sejumlah 397 kasus dan totalnya sudah mencapai 20.969 kasus positif. Namun untuk provinsi dengan jumlah kasus positif terbanyak berada di Jawa Timur dengan penambahan kasus baru sebanyak 288 kasus, totalnya berada di angka 21.772 kasus positif.

Selain dua provinsi itu, provinsi dengan jumlah kasus positif terbanyak ketiga berada di Sulawesi Selatan dengan penambahan hari ini ada 95 kasus baru, totalnya mencapai 9.346 kasus positif.

Sementara di Jawa Tengah ada tambahan 161 kasus baru dan totalnya mencapai 9.281 kasus positif. Diikuti provinsi Jawa Barat dengan penambahan 147 kasus baru dengan total 6.461 kasus positif.

Pada kasus kematian, jumlahnya masih bertambah sebanyak 83 kasus. Total kematian hingga kemarin mencapai 5.058 kasus. Kasus kematian tertinggi berada di DKI Jakarta dengan penambahan 19 kasus dan totalnya mencapai 817 kasus.

Penambahan kasus kematian terbanyak kedua berada di Jawa Timur dengan 14 kasus dan total mencapai 1.677 kasus, yang merupakan tertinggi secara nasional. Penambahan ketiga terbanyak berada di Jawa Tengah dengan 12 kasus dan total 606 kasus.

Per Kamis (30/7) jumlah suspek sebanyak 53.723 dan spesimen 30.046. Dari sisi persebaran wilayah mengalami peningkatan menjadi 476 kabupaten/kota.

Indonesia melaporkan 30,261 tes swab pada hari Rabu (29 Juli), pertama kalinya untuk melewati target tes harian sebesar 30.000. Negara ini belum memenuhi himbauan WHO untuk memprioritaskan tes diagnostik karena hanya 17.859 orang yang diuji. Namun, ini adalah pertanda baik dengan adanya peningkatan kapasitas tes / pemeriksaan.

Kapasitas pengujian yang lebih tinggi menyebabkan jumlah infeksi yang dikonfirmasi lebih banyak. Pada hari Rabu, negara ini mencatat 2.381 kasus baru, tertinggi kedua sejak wabah. Pada saat yang sama, jumlah orang yang sembuh mencapai 1.599, menghasilkan tingkat pemulihan yang sedikit lebih tinggi yaitu 59,5%. Tiga provinsi yang paling parah terkena dampak – Jawa Timur, Jakarta, dan Sulawesi Selatan – melaporkan tingkat pemulihan masing-masing di atas 60%.

Kami masih jauh dari stabilisasi. Kami mengharapkan angka yang lebih besar ke depan karena lebih banyak provinsi memperluas kapasitas uji swab mereka. Provinsi Sulawesi Selatan, yang terparah ketiga, misalnya, menjanjikan minimal 5.000 tes per hari dengan dua laboratorium PCR seluler baru-baru ini dibeli.

Pemerintah harus lebih memperhatikan peningkatan laju pemulihan di provinsi seperti Jawa Tengah, Sumatera Utara, Jawa Barat, dan Kalimantan Selatan. Kalimantan Selatan, wilayah operasi tambang batu bara dan minyak kelapa sawit, melaporkan tingkat pemulihan hanya 53,4%, jauh di bawah rata-rata nasional. Pulau Bali telah mencapai pemulihan hampir 82%, tetapi pengujian swab yang lebih agresif diperlukan sebelum membuka kembali industri pariwisata di sana.