DEPOK (eNBe Indonesia) – Lewat lagu ‘Pelangi Nusantara’, Jenderal (Marsma) Epi Embu Agapitus menggambarkan betapa pentingnya korps Tentara Nasional Indonesia (TNI) Angkatan Udara (AU) untuk fokus menempa anak negeri menjadi pahlawan bangsa.

Angkatan Udara Republik Indonesia (AURI), sebagai garda utama wilayah udara, demikian tulis Jenderal Epi lewat lagu, terus menggugah anak negeri untuk mencintai dirgantara, menembus angkasa dan menantang ancaman angkara murka. Bersama AURI, anak bangsa ditempa menjadi pahlawan bangsa.

TNI AU pun lebih aktif mempererat hubungan dengan rakyat dalam rangka mendukung pertahanan negara. “TNI AU semakin mendekatkan diri dengan masyarakat, tentu melalui kegiatan ‘Pelangi Nusantara’ yang sudah kami canangkan sejak tahun lalu,” ujar Epi Embu kepada redaksi eNBe Indonesia belum lama ini.

Pada tahun 2019, Pelangi Nusantara digelar di Manado, Sulawesi Utara. Tahun ini Pelangi Nusantara digelar di Ende dan Nangaroro (Flores-NTT), bumi persada kelahiran Jenderal Epi Embu. Ende sebagai Kota Pancasila dan Nangaroro sebagai salah satu kota peradaban anak negeri di Flores akan menjadi mozaik dirgantara tahun ini.

Jenderal Epi menandaskan kegiatan Pelangi Nusantara di Ende dan Nangaroro juga memiliki misi kemanusiaan, dan menjadi momentum menegakkan protokol kesehatan agar pandemi covid segera hilang. Robert EppeDando, koordinator kegiatan Pelangi Nusantara, mengatakan kegiatan digelar di dua kota untuk menghindari konsentrasi massa yang berlebihan.

“Korps TNI AU meniadakan atraksi terjun payung untuk hindari kerumunan massa yang hebat, tapi masyarakat tetap bisa dihibur dengan atraksi paralayang di kota Ende dan paramotor di Nangaroro,” ujar Robert, aktivis dirgantara asal NTT ini.

Kegiatan Pelangi Nusantara di Ende dan Nangaroro, yang didukung Bupati Ende Achmad Jafar dan Bupati Nagekeo Johanes Don Bosco Do, juga Camat Nangaroro Gaspar Taka, dimulai tanggal 10 Agustus 2020 dan berakhir 14 Agustus 2020. Kegiatan ini juga didukung Gories Mere, staf khusus Presiden bidang intelijen dan keamanan.

TNI AU, kata Jenderal Epi, akan menyumbang masker, APD, alat-alat olahraga, seragam sekolah, selain menampilkan parade kedirgantaraan (aero modelling, drone). “Untuk sosialisasi cinta tanah air, bela negara, kita beri penyuluhan kepada mahasiswa, pelajar, dan pemuda,” pungkas Jenderal Epi.

Jadwal Kegiatan:

11 Agustus:
– Sosialisasi kesadaran bela negara di kantor kabupaten Ende
– Bantuan sarana olahraga kepada SMA di Ende

12 Agustus:
– Pembukaan Festival Danau Kelimutu dan Pelangi Nusantara Tahun 2020 di Lapangan Pancasila, Ende
– Tari kreasi Pelangi Nusantara (50 penari dari sanggar tari)
– Pelantikan Danlanud Eltari sebagai Ketua FASIDA Provinsi NTT
– Aspotdirga Kasau menyerahkan bantuan peralatan medis anti Covid-19 kepada Bupati Ende
– Drumband Pelajar SMA Ende
– Penerbangan Drone (penyemprotan diinfektan, identifikasi suhu tubuh). Paramotor menarik banner keliling kota
– Meninjau Museum Rumah Pengasingan Bung Karno
– Launching Paralayang Bukit Kezimara dan demo paralayang di bukit Kezimara (penandatangan prasasti, penyerahan sembako)
– Sholat Dzuhur berjemaah di Masjid Ar-Rabithah
– Tatap muka dengan Ketua Suku Nangaroro (kantor kecamatan Nangaroro
– Ramah tamah dengan tokoh masyarakat (kediaman Gories Mere)

13 Agustus
– Drumband SMA Nangaroro (lapangan bola Nangaroro)
– Penyerahan bantuan peralatan medis (3000 masker, 30 APD)
– Penyerahan bantuan peralatan olahraga
– Ramah tamah dengan tokoh masyarakat dan toko adat (penarikan banner/paramotor)

14 Agustus
– Menghadiri acara adat Ritual Patika (Danau Kelimutu)