by

Covid-19: Pasien sembuh signifikan, NTT meninggal 2

-Nasional-68 views

DEPOK (eNBe Indonesia) – Jumlah kesembuhan pasien Covid-19 per 24 Agustus 2020 terbilang signifikan, jauh melampaui penambahan kasus positif baru. Data Kementerian Kesehatan hari ini mencatat angkanya menembus 3.560 kasus dan total kesembuhan secara nasional mencapai 111.060 kasus.

Penambahan kasus sembuh cukup tinggi berada di DKI Jakarta yang jumlahnya melonjak pesat. Hari ini tercatat ada 1.896 kasus dan totalnya mencapai 25.463 kasus. Sementara untuk penambahan kasus positif baru ada 1.877 kasus dan kumulatifnya mencapai 155.412 kasus. Total kasus yang masih aktif di Indonesia sejumlah 37,593 kasus, menurun dari hari sebelumnya.

Pada sisi pasien meninggal, per hari ini ada 79 kasus dan totalnya mencapai 6.759 kasus. Persentase kematian masih berada di angka 4,4%. Untuk suspek hari ini sebanyak 76.745 dan spesimen sebanyak 19.395. Pada sebaran wilayah masih terjadi di 34 provinsi dan 485 kabupaten/kota. Untuk NTT, hingga hari ini tercatat 165 kasus positif, sembuh 138, meninggal 1.

Tingkat pemulihan meningkat menjadi 70%, di mana ibu kota Jakarta mencapai 70,4%, sedangkan provinsi Jawa Timur mendekati 80%. Bali mendekati 90% pemulihan, sedangkan provinsi Sulawesi Selatan sudah mencapai 73,8%. Meski demikian, beberapa provinsi, termasuk Jawa Tengah, Sumatera Utara, dan Sumatera Selatan harus bekerja keras untuk meningkatkan angka pemulihan.

Pengujian masih menjadi masalah bagi Indonesia untuk mencapai 30.000 pengujian per hari sesuai target. Pengujian yang rendah juga menghasilkan tingkat kepositifan sebesar 13,3%, jauh di atas standar yang ditetapkan oleh WHO (di bawah 5%).

Sementara itu, aktivitas sosial ekonomi menjadi perhatian, dengan meningkatnya kunjungan ke tempat-tempat wisata. Bandara internasional Ngurah Rai di Pulau Bali, misalnya, melaporkan lonjakan wisatawan domestik yang datang pada akhir pekan yang panjang. Pada periode 31 Juli-2 Agustus akhir pekan, misalnya, bandara tersebut menerima 6.394 penumpang, namun kemudian melonjak menjadi 11.181 pada 14-16 Agustus. Data untuk long weekend 20-23 Agustus belum dirilis.

Yogyakarta, tujuan wisata populer lainnya bagi wisatawan domestik, juga melaporkan peningkatan substansial dalam tingkat hunian hotel selama akhir pekan 20-23 Agustus. Ada juga laporan tentang pertumbuhan kunjungan yang signifikan ke resor Lembang dan Puncak di provinsi Jawa Barat. Mengingat tingkat pengujian yang rendah di Jawa Barat dan Yogyakarta, beberapa pihak mengkhawatirkan kemungkinan lonjakan infeksi baru di masa mendatang.

Operator jalan tol Jasa Marga (JSMR) melaporkan 27,3% peningkatan jumlah mobil yang meninggalkan Jakarta dalam periode 19-21 Agustus, sementara mobil yang kembali ke kota (lalu linta harian) melonjak 41% pada Minggu (23 Agustus). Hutama Karya, operator tol Trans-Sumatera, melaporkan 6.403 mobil yang masuk ke pintu tol Bakauheni Selatan pada Kamis (20/8), meningkat dari rata-rata 5.000 mobil per hari.

Beberapa operator pusat perbelanjaan juga melaporkan pertumbuhan kunjungan selama akhir pekan. Metropolitan Kentjana (MKPI), pemilik mal Pondok Indah, misalnya, melaporkan kenaikan 5% sepanjang akhir pekan. Kami mengamati kepatuhan yang cukup tinggi dari orang-orang yang memakai masker di mal, tetapi kerumunan besar di pasar tradisional dengan kepatuhan rendah tetap menjadi perhatian.

Namun di sisi lain, meningkatnya aktivitas sosial ekonomi mengangkat harapan peningkatan konsumsi rumah tangga, yang secara signifikan dapat mendukung PDB pada kuartal ketiga. Kuartal ketiga mungkin juga didukung oleh kenaikan substansial harga rata-rata komoditas ekspor, kecuali batubara termal. Kami juga mengantisipasi Indeks Manajer Pembelian (PMI) yang lebih tinggi bulan ini karena lebih banyak pabrik yang melanjutkan operasi. PMI meningkat menjadi 46,9% bulan lalu dari 39,1 di bulan Juni, sementara pemanfaatan pabrik mencapai 55%. Perlu diingat, bagaimanapun, bahwa pemanfaatan rata-rata fasilitas manufaktur adalah sekitar 75% sebelum wabah.

Comment

News Feed