by

Covid-19: Testing spesimen per hari 40.000

-Nasional-123 views

DEPOK (eNBe Indonesia) – Pandemi virus corona tampaknya semakin cepat meluas dan menyebar di seluruh dunia. Tercatat, kasus baru melonjak pekan lalu ke level tertinggi yakni hampir 2 juta kasus hanya dalam tujuh hari, meskipun angka kematian baru menurun, statistik Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menunjukkan.

Dalam perkembangan lobal terbaru, WHO mengatakan selama sepekan yang berakhir pada 20 September, 1.998.897 kasus baru virus korona baru terdaftar di seluruh dunia. Itu menandai peningkatan enam persen selama seminggu sebelumnya dan “jumlah kasus tertinggi yang dilaporkan dalam satu minggu sejak awal epidemi,” kata badan kesehatan PBB itu dikutip dari Strait Times.

Indonesia melaporkan rekor baru 4.176 infeksi baru pada Senin (21 Sep) ketika negara itu meningkatkan kapasitas pengujiannya. Sebanyak 3.470 orang pulih, mengangkat tingkat pemulihan negara menjadi 72,7%, sedikit di bawah rata-rata dunia (73,3%), tetapi lebih baik dari AS (61%).

Pengujian (testing spesimen) di Indonesia meningkat secara signifikan bulan ini dengan rekor baru 44.896 pengujian yang dilaporkan pada 22 September, jauh di atas target 30.000 pengujian per hari, dilakukan 343 laboratorium di berbagai daerah. Mengingat skala infeksi dan kapasitas laboratorium, Indonesia sekarang harus beralih ke 60.000 tes per hari.

Meski demikian, secara per daerah, belum semuanya mencapai standar World Health Organization (WHO) sebesar 1/1000 dari jumlah penduduk per minggu. Satgas Penanganan Covid-19 saat ini terus mendorong daerah-daerah tersebut. Terutama provinsi-provinsi prioritas penyumbang terbanyak pasien Covid-19.

Sementara itu Satgas Penanganan Covid-19 menegaskan tidak akan mentolerir pihak-pihak yang tidak mengindahkan protokol kesehatan dalam menjalankan tahapan pilkada. Soal protokol kesehatan selama pilkada telah dijamin Komisi Pemilihan Umum (KPU) melalui peraturan No. 6 dan No. 10 Tahun 2020.

Dimana pengawasan ketat dilakukan bersama oleh KPU, Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu), Satgas di daerah-daerah serta dinas kesehatan setempat serta apara penegak hukum. Satgas Penanganan Covid-19 katanya tidak akan melarang aktivitas politik dalam pilkada selama tidak menimbulkan potensi penularan.

Audit BPK

Dalam sepekan terakhir, Badan Pemeriksa Keuangan mengkaji pengelolaan dan tanggung jawab keuangan negara dalam menangani pandemi dan memulihkan perekonomian nasional. Di tengah kesulitan akibat pandemi, BPK mampu dengan cepat dan cermat menyelesaikan 1.180 laporan hasil audit tahun 2019 yang memberikan 36.060 rekomendasi kepada Pemerintah Pusat. BPK juga memerintahkan setoran Rp1,39 triliun ke kas negara. Pujian patut diberikan karena meski menjalankan tugas berat, agenda BPK lainnya tidak terganggu, antara lain melanjutkan perannya sebagai pemeriksa eksternal di lembaga internasional, serta keanggotaannya dalam Komite Penasihat Audit Independen di bawah Perserikatan Bangsa-Bangsa.

Dalam pidatonya, Presiden menyampaikan bahwa target Indonesia tidak hanya keluar dari pandemi dan keluar dari krisis, tetapi memanfaatkan krisis sebagai peluang untuk melakukan lompatan besar. Konon, ketidaktepatan data, minimnya transparansi aparatur negara dalam menjalankan tugasnya, dan program yang tumpang tindih terus menodai niat Pemerintah. Di sinilah BPK berperan, untuk memeriksa pelaksanaan program dengan menggunakan apa yang dikenal sebagai ‘audit komprehensif berbasis risiko’. Presiden menyatakan mendukung penuh audit tersebut dengan harapan pemeriksaan dapat memberikan solusi.

Comment

News Feed