by

Pendapatan daerah Belu berkurang Rp89,6 miliar

ATAMBUA (eNBe Indonesia) – Penjabat Sementara (Pjs) Bupati Belu, Zakarias Moruk menyampaikan jawaban pemerintah atas pemandangan umum fraksi-fraksi di DPRD kabupaten Belu dalam sidang paripurna ke VI, Jumat (2/10).

Dalam pengantar nota keuangan, pemerintah menyampaikan pendapatan daerah dalam rancangan perubahan APBD 2020 dengan total anggaran semula sebesar Rp1 triliun lebih, berkurang Rp89,6 miliar menjadi Rp953,4 miliar atau menurun sebesar 8,59%.

PAD dengan total anggaran semula sebesar Rp101,7 miliar, berkurang Rp7,5 miliar menjadi Rp94,2 miliar atau sekitar 7,4%. Dana perimbangan dianggarkan semula Rp760,7 miliar, berkurang Rp86 miliar lebih menjadi Rp674,7 miliar, menurun 11,31%. Sedangkan lain-lain pendapat daerah yang sah dianggarkan semula Rp180,5 miliar, bertambah Rp3,9 miliar menjadi Rp184,4 miliar, atau meningkat 2,18%.

Pendapatan pajak daerah dianggarkan semula Rp27,5 miliar, berkurang Rp10 miliar lebih menjadi Rp18 miliar lebih. Penurunan terbesar berasal dari pajak mineral bukan logam, akibat rasionalisasi dan pengerjaan fisik yang bersumber dari dana-dana transfer.

Hasil retribusi daerah dianggarkan semula Rp9,5 miliar, berkurang menjadi Rp7,6 miliar. Hasil pengelolaan kekayaan daerah dianggarkan semula Rp7,4 miliar, berkurang menjadi Rp6,4 miliar. Lain-lain pendapatan daerah dianggarkan semula Rp57,5 miliar, bertambah menjadi Rp62,5 miliar. Pendapatan dana berimbang yang meliputi dana bagi hasil pajak/bukan pajak dianggarkan semula Rp8,2 miliar, bertambah menjadi Rp8,8 miliar.

DAU dianggarkan semula Rp530,3 miliar, berkurang menjadi Rp476,1 miliar. DAK dianggarkan semula Rp222,2 miliar, berkurang menjadi Rp189,7 miliar. Lain-lain pendapatan daerah yang sah meliputi estimasi pendapatan hibah dianggarkan semula Rp25,7 miliar bertambah menjadi Rp31,7 miliar.

Bagi pajak provinsi dan daerah dianggarkan semula Rp23,9 miliar, bertambah menjadi Rp26 miliar lebih. Dana penyesuaian dan otonomi khusus dianggarkan semula Rp130,8 miliar, berkurang menjadi Rp126,6 miliar. (pos kupang)

Comment

News Feed