by

Suster Katolik, bukan perempuan biasa (Santa Madeleine)

-Profil-430 views

Mengenal Kongregasi Hati Kudus Yesus (RSCJ)

DEPOK (eNBe Indonesia) – Perempuan itu dikaruniai hati, cinta dan belas kasih. Karena itu, perempuan bisa menghadirkan perubahan dalam dunia, dengan tekun berdoa dan belajar. Perubahan untuk siapa? Tentu bagi anak-anak, pemuda dan pemudi, juga orangtua yang menderita haus cinta.

Santa Madeleine Sophia Barat, lahir di Perancis, 1779, putri dari ayahanda seorang pekerja pembuat gentong anggur dan ibunda yang adalah ibu rumah tangga tapi berpendidikan, berani menjawab situasi paling sulit, ketika pecah revolusi Perancis pada tahun 1786, situasi yang membawa tantangan besar bagi kaum perempuan.

Santa Madeleine penuh semangat berdoa dan belajar, lalu memilih membaktikan dirinya untuk memuliakan Hati Yesus, menemukan dan memperlihatkan cinta Tuhan melalui sebuah pendidikan yang mengubah. Pada tahun 1800, Santa Madeleine di usia 21 tahun mendirikan Kongregasi Hati Kudus Yesus (Religieuses du Sacre Coeur de Jesus/RSCJ), dimulai di Paris, Perancis.

“Oleh kharisma kita, maka kita dibaktikan untuk Memuliakan Hati Yesus. Kita menjawab panggilan-Nya untuk menemukan dan mengungkapkan cinta kasih-Nya, agar kita dapat hidup bersatu dan serupa dengan-NYa, dan memancarkan cinta kasih Hati-Nya sendiri, melalui cinta kasih dan pengabdian kita.” (Ang. Das. 4). “Yesus memanggil kita untuk melayani Perjumpaan Pribadi dengan-Nya dan Ia ingin memperkenalkan kepada kita perasaan dan pilihan Hati Yesus.” (Konstitusi RSCJ).

Suster Natalia (depan), Suster Fransiska dan ibu Peppy (baju biru), tim guru Pondok Bocah Lenteng Agung

Kongregasi Hati Kudus Yesus ini (RSCJ) tidak berkerudung, fokus mengembangkan kehidupan rohani, pendidikan, dan membangun dialog, termasuk dialog antar agama. Untuk anak-anak di Indonesia, Kongregasi Hati Kudus Yesus mendirikan lembaga pendidikan Pondok Bocah, melayani sekolah SLB Nur Abadi, melayani pendidikan filsafat di Universitas Parahyangan Bandung, Jawa Barat, melakukan pertukaran mahasiswa UNAS Jakarta dengan mahasiswa Hati Kudus Yesus di Jepang, dan mendukung komunitas FAKTA.

Kongregasi Hati Kudus Yesus hadir di Indonesia pada tahun 1991, dan sudah tersebar di 42 negara dengan jumlah anggota (suster/religius) sebanyak lebih dari 3.000. Kongregasi Hati Kudus Yesus berpusat di Italia, di Indonesia berpusat di Bandung (Komunitas Novisiat) Jl Ambon 25 Bandung 40115 (022-4267840). Di Jakarta, Kongregasi ini memiliki dua komunitas (Kebon Nanas dan Lenteng Agung).

Perempuan Katolik Indonesia terpanggil menjadi suster/religius Hati Kudus Yesus (RSCJ)? Anda tentu dipanggil untuk memiliki semangat kontemplatif, semangat rendah hati, dan misi dalam dunia pendidikan, juga semangat untuk keadilan, perdamaian dan keutuhan ciptaan.

“Para RSCJ berkontemplasi dalam aksi, berakar dalam doa dan refleksi, dan melihat dengan lebih dalam akan dunia di sekitar kita, mencoba melihat sebagaimana Tuhan melihatnya, sehingga kita menjadi pribadi yang lebih baik untuk mencintai dan melayani orang lain.” (www.rscjindonesia.or.id)

 

Comment

News Feed