by

Pesparani ditunda tahun depan, festival virtual digelar

DEPOK (eNBe Indonesia) – Lembaga Pembinaan dan Pengembangan Pesparani Katolik Nasional (LP3KN) menunda Pesta Paduan Suara Gerejani (Pesparani) ke-2 di Kupang, NTT tahun ini, akan digelar tahun depan, akibat pandemi covid-19 yang melanda negri ini.

Muliawan Margadana, koordinator bidang Humas LP3KN, dalam siaran pers hari ini mengatakan LP3KN menggelar festival paduan suara virtual (LP3KN VIRTUAL CHOIR FESTIVAL/LVCF), bertujuan mengajak publik Indonesia tetap bergembira di masa pandemi ini.

Festival mengusung tema “Satu Nusantara: Bersaudara Dalam Keberagaman”, berkaitan dengan dibukanya penayangan pada peringatan 28 Oktober 2020 (Hari Sumpah Pemuda ) dan ditutup pada tanggal 10 November 2020 (Hari Pahlawan).

Dalam festival ini, setiap provinsi akan menyajikan 1 lagu daerah dan 1 lagu liturgi. “Festival ini disamping ingin memberikan hiburan dan semangat bagi umat Katolik khususnya dan masyarakat pada umumnya dimasa sulit karena adanya virus korona ini, juga untuk mencintai dan merawat lagu-lagu daerah sebagai kekayaan bangsa dan lagu-lagu liturgi sebagai harta Gereja Katolik,” tulis siaran pers LP3KN.

Festival akan dimulai tgl 28 Oktober 2020, selama 14 hari pada pukul 17,00 WIB, akan ditayangkan penampilan dari masing-masing propinsi (27 propinsi) dan dimulai dengan pesan kebangsaan oleh Menkopolhukam (Prof. DR. Mahfud MD), Mentri Pariwisata, Dirjen Bimas Katolik, Kemenag RI (Prof. Ir. Purnomo Yusgiantoro, Phd.), Ignasius Jonan, Sofyan Wanandi, Rektor Universitas Parahyangan, Rektor Universitas Traumangera dan tokoh Nasional dan berbagai artis nasional.

Publik Indonesia dapat menikmati LVCF dengan menonton Youtube Pesparani Katolik, Hidup TV, dan Komsos tiap keuskupan. LP3KN merupakan sebuah wadah yang terdiri dari unsur Pemerintah yang diwakili Ditjen Bimas Katolik, Kemenag RI, Koferensi Wali Gereja Indonesia dan awam Katolik.

Comment

News Feed