by

Covid-19: Situasi nasional membaik?

-Nasional-63 views

DEPOK (eNBe Indonesia) – Satuan Tugas Mitigasi COVID-19 Indonesia melaporkan 2.973 kasus baru pada 3 November. Dengan 3.931 dilaporkan sembuh dan 102 meninggal, maka jumlah kasus aktif menjadi 54.732. Meski jumlah kasus aktif telah turun drastis sejak sebulan lalu, kekhawatirannya sekarang adalah jumlah tes per hari, yang sekarang agak rendah. Oleh karena itu, sulit untuk mengetahui apakah Pemerintah memiliki pemahaman yang benar tentang keadaan infeksi SARS-CoV-2 ini.

Jumlah kasus suspect secara nasional saat ini 56.039 kasus. Ini jauh dari rata-rata 145.976 kasus suspect selama Oktober. Kemudian lagi, kita harus mempertimbangkan jumlah tes per hari, yang telah turun drastis.

Indonesia pernah mencatat lebih dari 50 ribu spesimen yang diuji antara 12-13 Oktober. Jumlah itu berfluktuasi sejak mencapai level terendah pada 1 November, dengan hanya 23.208 spesimen yang dilaporkan telah diuji. Memang, Indonesia telah menunjukkan kemampuannya untuk menguji lebih dari 50.000 spesimen per hari, tetapi belum mampu menyamai rekor itu sejak 13 Oktober.

Juru Bicara Satgas Nasional Penanggulangan COVID-19 Wiku Adisasmito mengatakan kepada pers pada 1 November lalu bahwa terdapat masalah. Ia kemudian meminta wartawan untuk menghubungi Kementerian Kesehatan.

Akan tetapi, Kementerian Kesehatan mengatakan bahwa jumlah spesimen yang rendah mungkin mencerminkan situasi yang membaik. Sekretaris Direktur Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Budi Hidayat mengatakan kepada CNNIndonesia pada 2 November bahwa laboratorium tetap buka sepanjang hari libur pekan lalu. Jadi jumlah spesimen yang rendah mungkin merupakan hasil dari tren kasus yang membaik.

Total kasus COVID-19 global telah mencapai 46.632.558, menurut Universitas Johns Hopkins. Dengan itu, angka kematian di seluruh dunia mencapai 1.201.927. China, sementara itu, menghadapi wabah baru di Xinjiang dan Qingdao. Setelah seorang pekerja pabrik di Xinjiang dinyatakan positif, tes lanjutan menemukan 137 kasus baru. Sekelompok dua belas ditemukan di Qingdao. Otoritas Tiongkok sejak itu memberlakukan pembatasan perjalanan dan melakukan pengujian luas. Sementara India mencatat 38.310 kasus baru COVID-19. Negara ini telah mengalami penurunan yang stabil dalam kasus harian baru. Puncaknya tercatat 97.570 kasus baru pada 12 September 2020.

Untuk Indonesia, dikatakan, perkembangan zona merah terlihat membaik dengan terjadi penurunan jumlah daerah dalam sepekan, dari 20 kabupaten/kota pada pekan lalu, menjadi 19 kabupaten/kota pada pekan ini. Namun jumlah kabupaten/kota yang masuk zona oranye atau risiko sedang mengalami peningkatan jumlah. Pekan ini, terjadi peningkatan dari 360 menjadi 371 kabupaten/kota pada pekan ini. Jika daerah zona oranye semakin lengah tidak menutup kemungkinan akan berpindah ke zona merah.

Dalam 5 bulan terakhir penanganan Covid-19 di berbagai daerah mengalami kemajuan, tetapi terlihat bahwa mayoritas daerah cukup nyaman berada di zona oranye. Dalam 4 minggu terakhir, terjadi peningkatan daerah zona oranye dari 65,73% menjadi 72,28%.

Secara rinci, perkembangan kasus positif tingkat nasional cenderung menurun dari pekan sebelumnya. Pekan ini terjadi penurunan kasus positif sebesar 17,1%. Pekan ini angka kematian menurun sebesar 18% dari pekan sebelumnya. Meski angka kesembuhan secara nasional terus mengalami perbaikan, namun jumlah kesembuhan pekan ini mengalami perlambatan sebesar 0,8%% dari pekan sebelumnya.

Comment

News Feed