BAJAWA (eNBe Indonesia) – Pihak Kejaksaan Negeri (Kejari) Ngada telah meninjau proyek yang diduga bermasalah di desa Aeramo, kecamatan Aesesa, kabupaten Nagekeo. Proyek tersebut dalam dugaan korupsi yang dianggarkan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) kabupaten Nagekeo. Kepala Kejari Ngada Ade Indrawan mengatakan pada Rabu (11/11) beberapa saksi telah dimintai keterangan terkait dugaan korupsi oleh BPBD Nagekeo dengan anggaran Rp3 miliar pada tahun 2019. Kejari Ngada juga saat ini melakukan penyelidikan dugaan kasus korupsi di Dinas Kesehatan. (pos kupang)