by

Dukung literasi di Nagekeo, WVI gelar pelatihan literacy cloud

NAGEKEO (eNBe Indonesia) – WVI Program Area Nagekeo-Ngada (WVI AP NADA) menggelar kegiatan pelatihan literacy cloud di SDK Galawea, Desa Ulupulu, Kecamatan Nangaroro sebagai upaya mendukung gerakan literasi di Kabupaten Nagekeo. Pelatihan tersebut dilakukan pada 1 Desember 2020 dan diikuti oleh 30 orang peserta yang terdiri dari para guru, pengawas, dan kepala sekolah yang tergabung dalam Gugus Nangaroro IV.

Manager WVI AP NADA, Otis Kawer Wakerkwa, melalui Koordinator Pendidikan Nagekeo, Mordekhai Lalong, menjelaskan bahwa pelatihan literacy cloud ini merupakan kelanjutan dari rangkaian pelatihan literasi dasar berbasis kelompok kerja guru (KKG) yang telah dilaksanakan oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Nagekeo sebanyak enam sesi sejak Agustus 2020.

“Dalam pelatihan ini, para peserta diperkenalkan dengan literasi berbasis digital yang memudahkan para peserta menggunakan pustaka dan aplikasi digital sebagai bahan ajar dan bahan belajar,” ujar Mordekhai.

Aplikasi literacy cloud ini juga didesain untuk memudahkan guru memberikan dampingan belajar kepada para murid selama masa pandemi. Dengan aplikasi ini, guru dimudahkan untuk memberikan bimbingan belajar, terutama pembelajaran literasi dasar, kepada para siswa secara efektif dan efisien.

Mordekhai juga menjelaskan, bahwa aplikasi literacy cloud ini bisa digunakan secara daring maupun luring. “Para guru dan orang tua, bisa mengunduh bahan ajar dan bahan belajar serta pustaka yang bisa diberikan kepada anak untuk selanjutnya bisa dipakai secara luring,” ujar Mordekhai.

Maria Magdalena Keo,S.Pd., salah seorang guru, peserta pelatihan, mengaku senang dengan pelatihan yang diselenggarakan oleh WVI tersebut. “Sebagai guru dan Kepala Sekolah, saya merasakan manfaat pelatihan ini. Situasi covid-19 ini menuntut kami semua untuk menguasai teknologi, untuk bisa kasih bimbinan belajar kepada anak murid baik secara daring maupun luring. Dengan literacy cloud, kami bisa mendapatkan banyak sumber belajar dan bahan ajar untuk mendukung tugas kami sebagai guru,”jelas Maria.

Yohanes Tola, S.Pd., pengawas sekolah dasar di Kecamatan Nangaroro juga menyampaikan apresiasi atas upaya literasi yang dilakukan WVI AP NADA. “WVI sudah memperkenalkan kami dengan bentuk literasi digital yang memperkaya pengetahuan kami semua, terutama pemanfaatan pustaka digital dan aplikasi pendukung pendidikan literasi ini. Kami yakin, pelatihan kali ini sangat bermanfaat dan bisa kita terapkan ke sekolah lain juga,” ujarnya.

Dalam pelatihan tersebut, WVI AP NADA juga memberikan dukungan paket ATK bagi para guru untuk kegiatan literasi dasar kepada perwakilan 7 (tujuh) sekolah dasar yang tergabung dalam Gugus Nangaroro IV. Pelatihan literacy cloud ini rencananya akan diterapkan WVI AP NADA pada sekolah-sekolah yang membutuhkan di wilayah dampingan WVI AP NADA khususnya dan di wilayah Kabupaen Nagekeo pada umumnya.

Comment

News Feed