by

COVID-19: Jokowi disuntik vaksin pertama

-Nasional-74 views

DEPOK (eNBe Indonesia) – Satgas Mitigasi COVID-19 Indonesia (Satgas Covid) melaporkan 8.854 kasus baru pada 6 Januari, naik dari 7.445 kasus baru yang dilaporkan sehari sebelumnya. Penghitungan kasus harian baru ini adalah rekor baru bagi Indonesia. Rekor sebelumnya adalah 8.369 kasus yang dilaporkan pada 3 Desember 2020. Dengan 6.767 yang dilaporkan sembuh dan 187 meninggal, jumlah kasus aktif adalah 112.593, naik dari 110.693 pada 5 Januari. Jumlah kasus suspect secara nasional sekarang 70.029, turun sedikit dari 70.201 hari ini.

Perhatikan bahwa dibutuhkan setidaknya satu minggu bagi laboratorium untuk melaporkan kasus yang dikonfirmasi sejak pengambilan sampel. Dengan demikian, jumlah kasus baru setiap hari tidak mencerminkan kondisi saat ini. Waktu pemrosesan yang lambat dan kemungkinan penundaan pelaporan karena backlog semakin membuat data Indonesia tidak dapat diandalkan untuk keperluan analitis.

Manajer Riset Fakultas Kedokteran Universitas Padjajaran Eddy Fadlyana mengatakan kepada CNN Indonesia, Senin (4/1) bahwa BPOM dapat mengumumkan hasil evaluasi laporan uji klinis interim ketiga di Bandung pada 15 Januari. Tidak jelas apakah itu berarti BPOM hanya akan mengumumkan hal-hal terkait Emergency Use Authorization (EUA) vaksin Sinovac pada tanggal tersebut.

Menteri Kesehatan Budi Sadikin mengatakan bahwa Pemerintah Indonesia akan mulai memberikan suntikan pertama kepada Presiden Joko “Jokowi” Widodo pada 13 Januari, dengan penyuntikan untuk petugas kesehatan akan dimulai pada 14 Januari atau 15 Januari. Tetapi Presiden mengatakan bahwa dia hanya akan menerima suntikan setelah BPOM mengeluarkan EUA untuk vaksin Sinovac. Meski demikian, Menteri Kesehatan Budi Sadikin dan Presiden tetap yakin inokulasi bisa dimulai pekan depan.

Menurut Johns Hopkins University, Baltimore, penghitungan kasus COVID-19 di seluruh dunia telah mencapai 86.364.340. Korban tewas di seluruh dunia adalah 1.868.421. Pada 5 Januari, Amerika Serikat (AS) melaporkan 238.763 kasus harian baru (naik dari 196.386 sehari sebelumnya), dengan 3.648 kematian. Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) AS mencatat bahwa, pada 5 Januari 2021, 17.020.575 dosis vaksin telah didistribusikan, dengan 4.836.469 orang telah menerima dosis pertama.

Negara bagian California sedang mengalami situasi yang mengerikan, dimana rumah sakit berjuang untuk mengatasi kekurangan oksigen. Pekerja emergency di Los Angeles County dipaksa untuk menghemat penggunaan oksigen. Pejabat kesehatan LA County telah mengatakan kepada pers pada bulan Desember bahwa itu sedang menuju ledakan kasus COVID-19. Ini adalah skenario bencana mengingat negara itu sudah kekurangan persediaan tempat tidur rumah sakit (terutama ICU).

Sementara itu, Nikkei Asia melaporkan bahwa ibu kota Jepang, Tokyo, melaporkan lebih dari 1.500 kasus baru, yang akan menjadi rekor harian lain untuk kota metropolitan tersebut. Tokyo dan prefektur tetangganya telah meminta pemerintah pusat untuk mengumumkan keadaan darurat setelah ibu kota mencatat rekor 1.337 kasus baru pada 31 Desember. Perdana Menteri Jepang Yoshihide Suga diperkirakan akan melakukannya, dengan rencana untuk melarang masuknya orang asing.

Di tempat lain di dunia, Korea Selatan melaporkan 839 kasus baru, naik dari 715 yang dilaporkan sehari sebelumnya. India melaporkan 18.088 kasus baru dalam 24 jam terakhir, naik dari 16.375 yang dilaporkan sehari sebelumnya. Komisi Kesehatan Nasional China melaporkan 32 kasus COVID-19 baru pada 5 Januari, turun dari 33 kasus sehari sebelumnya. Dari 32 kasus baru, sembilan diimpor dan total 23 adalah infeksi lokal — 20 di provinsi Hebei, satu di ibu kota Beijing, satu di provinsi Liaoning dan satu di provinsi Heilongjiang. (yosefardi.com)

Comment

News Feed