by

Covid-19: NTT 3000 kasus, 87 meninggal

-Nasional-120 views

Laporan Rovina Aleksandry & Rofin Selawolo

KUPANG (eNBe Indonesia) – Jumlah kasus positif covid-19 di NTT kembali meningkat secara konsisten sejak November 2020 dan naik tajam di bulan Januari 2021, seiring dengan belum disiplinnya masyarakat NTT menjalankan protokol kesehatan (prokes).

Satgas Covid di setiap wilayah kabupaten dan kota pun tidak tegas menindak kelompok masyarakat yang tetap menggelar pesta-pesta, akhirnya jadi kluster baru penyebaran virus corona. Lalu lintas manusia, terutama dari luar NTT tidak diawasi, sementara pelaku perjalanan yang terbukti positif tidak menjalani karantina mandiri sepenuhnya.

Transmisi lokal sudah terjadi di beberapa wilayah di NTT, bukti pemerintah, satgas covid, masyarakat gagal memutus mata rantai penyebaran virus ini. Pimpinan di NTT, gubernur dan wakil gubernur pun telah terpapar covid, preseden buruk bagi penerapan prokes.

Menurut data terakhir (covid19.nttprov.go.id) hingga Minggu (17/1), jumlah kasus positif di NTT mencapai 3.152, sembuh 1.755, dan meninggal 90. Kasus terbanyak adalah Kota Kupang (810), disusul Sumba Timur (130), Manggarai Barat (125), Sumba Barat (40), Alor 35, Flores Timur 30, TTS (25), dan Ende (23).

Hanya kabupaten Nagekeo tanpa kasus positif covid, namun storiloka.com melaporkan satu orang ASN telah meninggal dunia akibat terserang covid. Wilayah dengan jumlah kasus paling sedikit adalah Sabu Raijua (1 kasus), TTU (1 kasus), Sumba Tengah (3), Ngada (3), dan Manggarai Timur (3).

Sementara Belu (18 kasus), Kupang (13 kasus), Lembata (10), Malaka (8), Manggarai (13), Sikka (5), dan Sumba Barat Daya (8).

Pater Dr. Philipus Tule SVD, Rektor Universitas Widya Mandira (Unwira) Kupang, bersama manajemen kampus memutuskan menutup total aktivitas perkulihan selama 14 hari sejak 12 Januari 2021. Pemerintah Kota Kupang membatasi operasional jam di toko dan mall, mengingat ruang isolasi di rumah sakit sudah penuh, sulit menampung pasien-pasien baru.

Secara nasional, per Minggu (17/1), pasien terkonfirmasi positif bertambah 11.287 kasus. Jumlah kumulatifnya, atau pasien terkonfirmasi positif yang tercatat sejak kasus pertama hingga saat ini, mencapai 907.929 kasus. Sementara jumlah negatif COVID-19 dari hasil periksa laboratorium, per hari ini sebanyak 23.083 orang dan kumulatifnya 4.647.499 orang.

Angka kesembuhan harian mencapai 9.102 orang dan meningkatkan jumlah kesembuhan kumulatif menjadi 736.460 orang atau persentasenya di angka 81,1%. Jumlah pasien meninggal bertambah 220 orang, sehingga total kumulatifnya 25.987.

Comment

News Feed