by

Gabriel Goa: Proyek vaksinasi harus diawasi

DEPOK (eNBe Indonesia) – Menarik untuk diawasi oleh semua pihak terkait penanganan pandemi covid 19 di Indonesia yakni Satgas Covid 19 langsung dibawah Menko Ekuin bukan lagi secara otonom oleh Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB). Selain itu yang proaktif dalam impor vaksin dari China adalah Menteri BUMN dan Menkes yang berlatarbelakang Pengusaha dan Bankir.

Fakta lain terkait Negara Tiongkok adalah perilaku mereka yang selalu menimbulkan resistensi rakyat Indonesia seperti praktek Tindak Pidana Perdagangan Orang dengan Modus Operandi Pengantin Pesanan asal Jawa Barat dan Kalbar, pelarungan awak kapal Korban TPPO asal NKRI ke laut, penangkapan ikan di perairan Indonesia, konflik Laut China Selatan, TKA asal Tiongkok di wilayah NKRI dan adanya drone-drone milik Tiongkok di perairan Indonesia.

Gabriel Goa

Pertanyaannya mengapa kita harus impor vaksin dari Tiongkok bukan dari negara lainnya? Fakta membuktikan, jelas Gabriel Goa (Ketua Kompak Indonesia) bahwa rakyat Indonesia tidak serius dalam pencegahan pandemi covid 19 bahkan memanfaatkan alasan pandemi covid 19 untuk melakukan korupsi seperti dana bansos dan dana covid 19.

“Terkait proyek vaksin, proyek covid 19 dan bansos untuk rakyat terkena dampak pandemi covid 19 maka Koalisi Masyarakat Pemberantasan Korupsi Indonesia (Kompak Indonesia) mendesak KPK RI tidak hanya fokus kepada mantan Mensos yang di OTT KPK RI tetapi juga periksa dan proses hukum Gubernur dan Bupati-Bupati yang ikut dalam perhelatan Pilkada 2020 yang diduga kuat melakukan Tindak Pidana Korupsi terhadap dana bansos dan dana covid 19 untuk kepentingan Pilkada 2020,” tegas Gabriel.

Kompak Indonesia, lanjutnya, juga mendesak KPK RI untuk audit investigasi terhadap pengadaan vaksin asal Negeri Tirai Bambu alias Negara Tiongkok. Kompak Indonesia pun mendesak KPK RI awasi khusus Menko Ekuin, Menko Kemaritiman dan Sumber Daya Mineral, Menteri BUMN dan Menteri Kesehatan RI serta Gubernur, Bupati dan Walikota terkait penyerapan APBN dan APBD di tengah pandemi covid 19 agar tidak disalahgunakan alias dikorupsi.

Comment

News Feed