by

Joe Biden & Respon Pasar

-Nasional-149 views

DEPOK (eNBe Indonesia) – Pasar saham Asia sebagian besar ditutup menguat pada Kamis (21 Jan) menyusul rekor kenaikan di Wall Street pada hari Rabu karena prospek belanja fiskal di bawah pemerintahan Biden meningkatkan harapan untuk pemulihan ekonomi yang lebih cepat dari perkiraan. Presiden Biden merilis rincian rencana Covid-nya, termasuk 10 perintah eksekutif dan niatnya untuk menggunakan Undang-Undang Produksi Pertahanan untuk meningkatkan output peralatan pertahanan.

Sementara indeks dolar terdepresiasi kemarin karena optimisme tentang paket stimulus mendorong investor beralih ke dolar Selandia Baru dan dolar Australia. Biden dan Kongres yang dikendalikan Demokrat akan meluncurkan rencana pengeluaran besar-besaran yang mencakup dana tambahan $1.400 untuk warga Amerika, peningkatan tunjangan pengangguran, dan kenaikan upah minimum menjadi $15 per jam.

Di China, pasar saham menguat kemarin karena investor optimis bahwa hubungan antara AS dan China akan membaik saat Joe Biden memulai masa kepresidenannya. Biden berjanji bahwa Washington akan kembali ke multilateralisme dan memperbaiki aliansi dengan negara-negara sahabat atau mitra dagang yang rusak selama empat tahun terakhir ini.

Saham Jepang juga menguat kemarin, setelah upacara pelantikan Biden berjalan mulus, bersama dengan wakil presiden wanita pertama negara itu. Di Indonesia, rupiah pada Kamis menguat lagi ke level Rp14.039 terhadap dolar AS seiring positifnya respon investor atas pengambilan sumpah Joe Biden. Investor berharap Joe Biden bisa menjalankan programnya.

Comment

News Feed