by

Tahun Baru Bersama ke-16 PWKI: Pererat ikatan NKRI di tengah pandemi

-Profil-236 views

DEPOK (eNBe Indonesia) – Paguyuban Wartawan Katolik Indonesia (PWKI) akan menggelar perayaan buka tahun baru bersama ke-16 besok (23/1), dilakukan secara livestreaming via Zoom platform pada pukul 17.00 WIB, 18.00 WITA, 19.00 WIT. Acara akan diikuti 300 wartawan Katolik seluruh Indonesia.

Perayaan spesial yang mengusung tema “Pererat Ikatan NKRI di tengah Pandemi” ini diawali dengan Misa Konselebrasi dari Vatikan, kota Roma. RP. Markus Solo Kewuta SVD akan memimpin misa sebagai konselebran utama, didampingi RP. Agustinus Purnomo MSF, dan RP. Paulus Laurentius Pitoy MSC.

RP. Markus Solo Kewuta SVD adalah staf dewan Kepausan untuk dialog antar umat beragama di tahta suci, Vatikan. RP. Agustinus Purnomo MSF adalah superior general MSF, Roma dan RP. Paulus Laurentius Pitoy MSC adalah assistant superior general MSC, Roma.

Acara ini akan dimeriahkan PS PWKI Semarang, PS PWKI Kupang, PS PWKI RuaTV Pontianak, PS Kawanua Katolik, PS PWKI Kompas TV, dan PWKI Idol Kolaborasi.

Menkominfo Johnny G Plate dijadwalkan memberi sambutan. Turut hadir, Kom. Jend. Pol Listyo Sigit Prabowo (Kapolri), Dubes Indonesia untuk Tahta Suci (L. Amrih Jinangkung), dan Dirjen Bimas Katolik (Y Bayu Samodro).

PWKI secara khusus akan memberi Anugerah “Terima Kasihku Kepadamu” untuk empat tokoh dengan dedikasi luarbiasa selama masa pandemi covid-19 ini. Keempat tokoh itu adalah Ketua KPK (KomJen Pol Firli Bahuri), Ketua Satgas Penanganan Covid-19 (LetJen TNI Doni Monardo), Gubernur Jawa Tengah (Ganjar Pranowo), dan Wanita Inspiratif (Anne Avantie).

Asni Ovier Dengen Paluin

“Kita beri penghargaan kepada empat tokoh ini karena mereka telah menunjukkan bukti pengabdian yang nyata karena kerja keras ditengah situasi sulit akibat pandemi covid, juga ditengah polemik dan pro kontra publik,” ujar Asni Ovier Dengen Paluin, Ketua PWKI kepada Redaksi eNBe Indonesia hari ini.

Ovier mengatakan publik di negeri ini dalam situasi sulit karena menghadapi pandemi covid, diperparah gelombang berita hoaks terkait pandemi, vaksin, akhirnya terjadi pecah belah bangsa. “Pandemi harus bisa jadi alat pemersatu, karena itu kita mesti gotong royong sesuai kapasitas masing-masing.”

“Benar, Ketua KPK selama ini diragukan tapi dia (Firli) bisa buktikan mampu tangkap koruptor, bahkan dua orang menteri, saat pandemi. Ganjar Pranowo mengusung konsep Jogo Tonggo, tidak saja untuk mencegah penyebaran covid, tapi jadi kenal tetangga, konsep yang mempersatukan. Doni selama ini berjibaku lawan covid di tengah pro dan kontra, kenapa tentara dilibatkan. Ibu Avanti dan relawannya sejak awal pandemi menyalurkan APD gratis,” pungkas Ovier.

Comment

News Feed