by

Covid-19: Penyanyi legend Ernie Djohan berharap Indonesia bangkit

-Profil-332 views

DEPOK (eNBe Indonesia) – Penyanyi legend Ernie Irawaty Djohan (70 tahun) berharap Indonesia bisa bangkit dari keterpurukan akibat pandemi covid-19. Saat tampil nyanyi di livestreaming The Ballroom at Djakarta Theater medio Agustus 2020, Ernie sungguh mengekspresikan cintanya pada tanah air.

Meski pandemi covid sedang menghantaui negeri ini, Ernie Djohan dan penyanyi-penyanyi lain (angkatan 60-70-an), bersama band pengiring mereka (Yopie Itam cs) terus menghibur anak negeri dan memberi semangat lewat lagu-lagu kenangan (evergreen memories) sepanjang tahun lalu, di panggung Band 4 Nada.

“Saya akan menyanyikan sebuah lagu inspirational untuk kita semua, I Will Survive. Jadi, semoga bangsa Indonesia tetap bisa survive, mengatasi semua virus-virus segala macam ini. Tetap semangat, bersyukur pada Tuhan, dan yang penting sehat,” ujar Ernie meneguhkan anak negeri.

“We have to survive everybody. We have to fight against the corona. We believe and bring to God, so that the wonderful will get the better place all of us to live it. So we have actually to survive,” demikian Ernie berkomentar saat interlude lagu I Will Survive.

Di usia sepuh (70 tahun), Ernie tetap tampil hebat, tak kalah dengan penyanyi-penyanyi Indonesia usia belasan tahun saat ini. Dia masih sangat enerjik, gaya entertain pun masih sangat ok. Ernie menyanyi tetapi seperti bicara dengan ekspresi sangat memesona ketika bawakan lagu I Will Survive.

Ernie terjun di dunia tarik suara sejak masih di SD (1962), rekaman pertama lagu Surya Gemilang di Singapura dan lagu Burung Gelatik di Indonesia. Ayah Ernie (M Djohan Bakhaharudin) adalah diplomat Indonesia untuk Kementerian Luar Negeri (Kemlu) Singapura. Ernie pun belajar banyak bahasa untuk menjadi penyanyi nomor satu; Jepang, Afrika, India, Mandarin, Korea, Jerman, Prancis, dan Belanda.

Pada usia 11 tahun ia sudah bernyanyi untuk Radio Talentime 1962 di Singapura. Pada tahun itu juga Ernie Djohan menjadi juara pertama All Singapore’s School Talentime. Rekaman pertama di Singapura pada tahun 1962 dilakukan di Phillips Recording Company. Lagu yang sangat di kenang sepanjang masa di era tahun 1970-an adalah Teluk Bayur dan Kau Selalu Di Hatiku.

Ernie juga dikenal sebagai pelopor penyanyi cilik pertama di Indonesia di era 1963-1965 an sering diminta menghibur untuk tamu negara oleh Presiden RI Pertama Bung Karno. Ernie juga merupakan penyanyi Indonesia pertama yang mendapatkan Golden Record (Piringan Emas) dari Remaco Records lewat Lagu Ter hits-nya sepanjang masa di 1965-1966 ‘Teluk Bayur’, memecahkan penjualan Album Terlaris pada masanya.

Di Tahun 1968 Ernie menorehkan prestasi sebagai Penyanyi Indonesia Pertama Go International dikontrak rekaman di luar negeri Phillips Recording Holland dan diajak keliling Eropa untuk promosi bahkan menjadi salah satu cover Majalah Entertainment terkenal saat itu ‘World Pop News’ Edisi 1968 diterbitkan di Negeri Belanda, Inggris & Belgia. Ernie juga merupakan Artis penyanyi pertama di Indonesia yang mempunyai format video Klip debut di TVRI pada tahun 1972.

Comment

News Feed