by

Program Plasma Untuk Indonesia Dilaunching

-Berita-147 views

DEPOK (eNBe Indonesia) – Menteri BUMN Erick Thohir, hari ini melaunching program Plasma BUMN untuk Indonesia di Kantor Pusat Pertamina, Jakarta Pusat, di 15 provinsi di Indonesia.

Plasma BUMN untuk Indonesia ini diinisiasi oleh Kementerian BUMN yang bekerjasama dengan Palang Merah Indonesia (PMI), dan dilaksanakan oleh Satgas BUMN yang ada di semua provinsi di Indonesia. Acara ini juga merupakan salah satu wujud dukungan Kementerian BUMN untuk program Gerakan Nasional Donor Plasma Konvalesen yang dicetuskan oleh Wakil Presiden RI Ma’ruf Amin.

“Program ini digelar secara serentak paling tidak di 15 provinsi di Indonesia serta disaksikan secara online di 34 provinsi,” ujar Menteri BUMN Erick Thohir, Senin (8/2).

Menteri BUMN Erick Thohir mengatakan, program ini merupakan konsistensi dari Kementerian BUMN dan perusahaan BUMN dalam melawan Covid-19.

“Potensi dan sumber daya BUMN sangat besar. Tersebar merata di seluruh provinsi di Indonesia dan harus menjadi garda terdepan dalam tiap kesempatan. Maka dari itu, bekerja sama dengan PMI, program ini diluncurkan untuk mendorong karyawan dan keluarga BUMN yang sudah pernah terinfeksi Covid-19 untuk menyelamatkan pasien Covid-19,” jelas Erick.

Ia berharap dengan adanya program ini, semua yang sudah terinfeksi dan sesuai dengan persyaratan tentunya, mau mendonorkan plasmanya untuk sesama.

“Kami dari BUMN akan selalu siap membantu dengan semua sumber daya yang kami miliki,” ujar Erick Thohir.

Erick juga menjelaskan bahwa terdapat 6 Universitas yang terlah bekerjasama yang akan melakukan uji klinis di akhir tahun ini.

“Enam universitas Alhamdulillah dari penjajakan atau kerjasama yang kami lakukan ada tanda-tanda dua penemuan bisa dilakukan di akhir tahun ini sehingga kalau memang benar nanti daripada Maksudnya sudah benar-benar kami terima di Biofarma importer 1 Tahun 2022 kita melakukan uji klinis,” jelasnya.

“Kita sudah mempunyai vaksin merah-putih sendiri yang ketiga tetap kami berusaha mendorong kerjasama dengan banyak institusi yang ada di Indonesia, sebagaimana tentu yang disampaikan oleh Bapak Muhammad Jusuf Kalla mengenai proses yaitu 3M kami juga mendukung juga kegiatan yang sedang berlangsung sekarang,” pungkasnya.

Selain itu, transfusi plasma konvalesen merupakan salah satu terapi tambahan untuk mengobati pasien Covid-19 sebagai upaya meningkatkan angka kesembuhan dan menekan angka kematian. (rri.co.id)

Comment

News Feed