by

Catat, Ini 8 Kriteria Penerima Vaksin Covid-19

DEPOK (eNBe Indonesia) – Vaksinasi tahap kedua bagi pekerja publik akan segera dimulai. Sesuai instruksi Presiden Joko Widodo pada pekan lalu, ia meminta agar dilakukan vaksinasi kepada sejumlah pekerja yang memiliki interaksi dan mobilitas tinggi.

Sebagai pihak penyelenggara vaksinasi, Kementerian Kesehatan (Kementerian Kesehatan) dengan cepat merespon instruksi tersebut.

Juru Bicara Vaksinasi Covid-19 Kemenkes, dr Siti Nadia Tarmizi menjelaskan beberapa perubahan kriteria yang diperbolehkan menerima vaksin Covid-19.

“Perubahan dalam screening untuk penerima vaksin Covid-19, berlaku juga bagi tenaga kesehatan (nakes) yang kemarin sempat batal,” kata Nadia dalam konferensi pers hari ini, Senin (15/2).

Secara rinci, Siti Nadia menjabarkan, sasaran penerima vaksin berada pada usia 18 tahun ke atas. “Di atas 18 tahun, karena usia lansia sudah dapat persetujuan untuk bisa diberikan vaksinasi Covid-19,” ujarnya.

Selanjutnya, penerima vaksin yang memiliki tekanan darah tinggi tidak diperkenankan menerima vaksin pada saat dilakukan screening.

“Tekanan darah lebih dari 180/110 tidak diberikan, selama tekanan darah kurang dari 180/110 maka boleh diberikan,” tambahnya.

Kemudian, bagi penerima vaksin yang merupakan penyintas Covid-19 boleh diberikan setelah 3 bulan mereka dinyatakan sembuh.

“Jadi baik para nakes, lansia dan juga pekerja publik ini sudah dapat digunakan di screening baru ini,” lanjutnya.

Sementara bagi Ibu hamil tidak diizinkan menerima vaksin, kecuali kedua pasangan mau menunda kehamilan sampai dosis vaksin kedua diberikan kepada si perempuan.

Penyakit kronik seperti asma, jantung, gangguan ginjal, penderita epilesi boleh diberikan vaksin jika kondisinya terkendali dan sedang tidak kambuh. (rri.co.id)

Comment

News Feed