by

Outlook ekonomi positif?

-Ekonomi-127 views

DEPOK (eNBe Indonesia) – Reli pasar saham global baru-baru ini mungkin mencerminkan prospek ekonomi global yang positif. Investor di AS optimistis dengan pemulihan ekonomi global yang didukung oleh peluncuran vaksin Covid-19 dan stimulus fiskal. Sementara lebih banyak pengeluaran pemerintah akan menopang pertumbuhan karena dorongan vaksinasi semakin meningkat.

Di kawasan Eropa, investor mencerna data ekonomi yang menunjukkan bahwa ekonomi Uni Eropa (UE) mengalami kontraksi 0,6%, sedikit lebih rendah dari perkiraan sebelumnya pada kuartal keempat tahun 2020, di tengah lockdown. Di antara ekonomi terbesar, Prancis, Italia, dan Belanda mengalami kontraksi pada kuartal keempat, sementara pertumbuhan PDB di Jerman dan Spanyol melambat tajam. Tahun ke tahun, PDB Uni Eropa menyusut 5,0%, lebih rendah dari penurunan awal 5,1%.

Tetapi kekhawatiran meningkat atas perlambatan kecepatan vaksinasi COVID-19 di UE dan dampaknya pada pemulihan ekonomi Eropa. Jumlah orang yang bekerja di Kawasan Euro naik 0,3% pada kuartal dalam tiga bulan hingga Desember 2020. Tahun ke tahun, pekerjaan turun 2,0%, menyusul penurunan 2,3% pada kuartal sebelumnya.

Minat investor EU meningkat pada Februari 2021, tertinggi dalam lima bulan di tengah optimisme atas peluncuran vaksin virus corona. Sebanyak 76,9% dari analis yang disurvei memperkirakan aktivitas ekonomi membaik. Selain itu, indikator situasi ekonomi saat ini di EU meningkat. Di Jepang, investor juga mengantisipasi peningkatan pesat dalam pertumbuhan ekonomi domestik.

Sementara itu Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengatakan optimistis perekonomian Indonesia tumbuh 4,3% hingga 5,5% tahun ini, dibandingkan kontraksi tahun lalu 2%. Akselerasi pertumbuhan sudah terlihat pada triwulan I (Q1) 2021, meskipun pemerintah masih membatasi kegiatan dan mobilitas masyarakat (PPKM) di beberapa daerah di Jawa dan Bali.

Comment

News Feed