by

Clubhouse tengah naik daun

DEPOK (eNBe Indonesia) – Clubhouse merupakan media sosial berbasis suara di mana pengguna bisa melakukan streaming audio, panggilan telepon, hingga membuat acara dengan topik khusus yang dikemas dalam bentuk podcast.

Aplikasi ini dirilis pertama kali di Amerika Serikat pada Maret 2020 lalu dan mendadak populer setelah digunakan oleh Elon Musk. Meski popularitasnya meroket, baru pengguna perangkat Apple, iPhone dan iPad, yang bisa menggunakan layanan dari Clubhouse ini.

Meski pengguna iOS dapat mengunduh aplikasi Clubhouse dari toko aplikasi, tidak ada jaminan bahwa mereka dapat langsung bergabung dengan aplikasi tersebut. Mengapa demikian? Hal ini karena metode bergabung (join) unik yang diusung oleh Clubhouse. Peminat yang belum memiliki akun harus mendapat undangan terlebih dahulu dari orang yang sudah menjadi anggota Clubhouse sebelumnya.

Jumlahnya akan ditambah seiring dengan meningkatnya pemakaian. Pengundang harus memiliki nomor telepon orang yang akan diundang, untuk dikirimi pesan berisi tautan ke situs Clubhouse. Di sini, calon pengguna bisa membuat akun dengan nomor telepon tadi. Karena aplikasi ini eksklusif hanya ada di Apple iOS dan memerlukan undangan keanggotaan, jumlah pengguna Clubhouse saat ini masih bersifat terbatas.

Pengguna smartphone dengan sistem operasi Android tampaknya harus bersabar lebih lama untuk bisa mencicipi aplikasi ini. Sebagaimana dihimpun dari laman resmi Clubhouse, dua pendirinya mengabarkan bahwa mereka sudah mulai mengerjakan aplikasi Clubhouse untuk versi Android. Namun, belum ada keterangan spesifik terkait proses atau jadwal perilisan Clubhouse versi Android. Kendati demikian, baik Davision dan Seth ingin Clubhouse menjadi aplikasi yang bisa digunakan oleh semua orang. (kompas.com)

Comment

News Feed