by

Sukses GOS Catering, Dari Pasar Lokal Menuju Regional hingga Global

JAKARTA (eNBe Indonesia) – Bisnis katering untuk sektor industri khususnya di sektor minyak dan gas, telah membuktikan diri sebagai sebuah bisnis yang mampu survive menghadapi pandemi Covid-19. PT Global Oceania Sejahtera (GOS Catering) yang tergabung dalam GOS Group, sebuah perusahaan lokal Indonesia yang bergerak di bidang industrial catering menargetkan penjualan sebesar Rp150 miliar tahun ini.

Pendiri sekaligus CEO GOS Catering, Agus Winarko mengatakan hal ini kepada media di Jakarta Kamis (25/2), GOS Catering yang berdiri di tahun 2014 itu kini melayani kebutuhan sejumlah perusahaan kelas dunia. Diantaranya, Chevron, Elnusa, Sapura Energy, Seascape dan ANJ Plantation.

“Perusahaan menargetkan omzet penjualan bisa mencapai angka 150 M hingga akhir tahun ini. Laba Bersih juga di angka konservatif yakni sekitar 10% (YoY),” ungkapnya.

Perusahaan awalnya menjalankan bisnis food distributor yang menangani klien-klien di sektor minyak dan gas di Kalimantan Timur. Dalam perjalanan, perusahaan ini merambah ke bisnis industrial catering pada tahun 2017.

Merasa optimis dengan perkembangan sejauh ini, pria yang akrab disapa Guswin ini pun optimis perusahaannya akan tumbuh menjadi pemain di level regional bahkan global.

“Salah satu keunggulan kita adalah persyaratan TKDN atau kandungan lokal yang dipersyaratkan diatas 75% membuat perusahaan kami jauh lebih kompetitif karena kami diatas 95%. Saya juga melihat sudah ada pergeseran mindset tentang kepercayaan kepada perusahaan yang dari negara lain. Kita bisa mempersiapkan makanan-makanan untuk klien dengan latar belakang kultur yang berbeda. Kita ingin menjadi pemain regional, kalau global mungkin belum tetapi regional,” ungkap pria yang kerap disapa Guswin.

“Salah satu keunggulan kita adalah dalam hal inovasi. Inovasi-inovasi kami lebih segar dan lebih menyenangkan dan ini yang membuat kami unggul selain kemampuan kami untuk menjaga kwalitas pelayanan kami,” ungkapnya.

Ia optimis GOS Catering yang sejatinya adalah local food services company ini akan tumbuh lebih cepat menjadi regional bahkan global food services company. Apalagi, secara umum, pangsa pasar katering masih sangat terbuka luas. Dalam perkiraan dia, kapasitas yang sudah terisi oleh para pemain di bisnis ini baru sekira 50%. Sisanya belum terisi sehingga ini akan menjadi peluang yang sangat besar untuk GOS Catering.

Perusahaan ini pun akan mengembangkan sejumlah industri hulu dalam bentuk unit bisnis yang mendukung bisnis katering mereka. Bernaung dibawah GOS Group, Guswin menegaskan, industri hulu yang berkaitan dengan catering yang akan dikembangkan antara lain GOS Farm, GOS Nutrient, GOS Packs dan GOS Xperience.

“Kita ingin menjadi integrated food services company,” ungkap pendiri GOS Catering ini.

Guswin menegaskan, peluang pasar di sektor food services khususnya katering masih sangat terbuka dan nyaris tidak terdampak signifikan oleh pandemi yang melanda dunia. Ini terbukti dari penjualan mereka selama 2020 yang meningkat pesat. Sementara untuk triwulan pertama 2021, penjualan sudah mencapai dua kali lipat dari total penjualan tahun lalu.

“Kita juga ingin menjadi perusahaan yang berkembang, mulai dari regional dulu. Kita ingin terus berkembang, bahkan menjadi global player di industrial catering business,” ungkap Guswin.

Salah satu cara untuk menjadi pemain di pasar regional bahkan global adalah dengan melakukan initial public offering atau penawaran saham ke publik melalui lantai bursa. Dalam perencanaan mereka, tahun depan mereka akan melakukan IPO. Menurut dia, melalui IPO ini, diharapkan agar perusahaan memiliki kepastian lebih dalam menjalankan bisnis ini secara jangka panjang.

“Pengalaman membuktikan perusahaan privat yang dimiliki perorangan, tidak banyak yang bertahan hingga beberapa generasi. Dengan menjadikannya perusahaan publik, ada kepastian mengenai sustainability dari bisnis yang dikembangkan ini,” ungkapnya.

 

Comment

News Feed