by

Suami ingin imun bagus? Jaga istri, perempuanmu

-Profil-280 views

DEPOK (eNBe Indonesia) – Sebuah survei kesehatan dunia melaporkan sebagian besar pria terinfeksi virus corona (covid-19) adalah pria yang telah beristri. Alasannya, pria beristri, selain memiliki penyakit bawaan, umumnya mengalami tekanan psikologis terkait hubungan tak harmonis dengan istri atau pasangan hidupnya.

Kristina Agnes Mukin

Kristina Agnes Mukin, tokoh perempuan asal Flores, NTT, menegaskan bahwa perempuan dengan kemampuannya yang multitasking (banyak peran) bisa memberikan imunitas yang baik pada keluarganya di masa pandemi ini. “Ratu yang memberi kehangatan ini jangan sampai disakiti dan diabaikan. Jaga imunmu, jaga perempuanmu!” tulisnya di laman facebook #internationalwomensday hari ini.

Bertepatan dengan Hari Perempuan Internasional hari ini, sekitar 197 ribu wanita Indonesia memposting pandangan dan gagasannya di laman facebook dengan tagar #internationalwomensday. Wanita Indonesia tidak sia-siakan kesempatan atau momentum 8 Maret untuk terus menggugat eksistensi budaya patriakal.

Hari Perempuan Internasional atau International Women’s Day (IWD) dirayakan untuk memperingati keberhasilan yang di capai oleh para perempuan di berbagai bidang seperti ekonomi, politik, sosial, dan sebagai penanda perjuangan kaum perempuan untuk menyerukan kesetaraan gender.

Dengan bekerja, berkarir dan menjadi pemimpin, perempuan hadir sebagai rekan kerja di setiap upaya menjadikan dunia lebih baik. Apalagi perempuan itu terlahir kuat dan menguatkan. Memberikan arti dan menghadirkan cinta tanpa batas dalam kehidupan ini.

Wanita hari ini pun sudah berubah jauh, dan mereka menjadi wanita spesial, yang percaya akan kemampuan dirinya sendiri, tidak lagi mengumbar kencantikan dengan penampilan luar saja, tapi memiliki cara berfikir dan bertindak yang hebat.

Wanita hari ini sudah melepaskan diri dari semua bias, stereotype, stigma, dan tekanan selama hidup. Bagi perempuan, dunia bisa jauh lebih baik saat perempuan banyak terlibat dan berperan pada semua lini. Mereka tinggalkan peran-peran domestik perempuan, mengejar pendidikan tertinggi, tampil sebagai pemimpin sukses di berbagai lini kehidupan.

Perubahan zaman ternyata sangat berpengaruh besar bagi wanita untuk bisa berpartisipasi dalam berbagai bidang. Jika zaman dahulu perempuan hanya mendapatkan posisi di belakang, namun sekarang tidak sedikit perempuan yang mampu mengukir prestasi di kancah internasional bahkan bisa mengubah dunia. Majunya perempuan-perempuan yang ada di Indonesia dipelopori oleh beberapa pahlawan wanita seperti Raden ajeng Kartini, Dewi Sartika, Coet Nyak Dien dan masih banyak yang lainnya.

Comment

News Feed