by

Pernyataan Sikap Forum Nusantara Bersatu (Fornusa) Terkait Bom di Katedral Makassar

DEPOK (eNBe Indonesia) – Hari ini (28/3), bangsa Indonesia terguncang oleh berita yang luar biasa mengagetkan. Peristiwa bom bunuh diri di depan Gereja Katedral Makassar menimbulkan rasa prihatin terhadap seluruh komponen anak bangsa. Sebab, bangsa ini sedang dalam situasi bencana Covid-19 yang masih melanda Tanah Air.

Apalagi hari ini umat Kristiani sedang merayakan Minggu Palma. Peristiwa ini tentu saja mencederai hati nurani seluruh anak bangsa yang selama ini sudah hidup rukun, damai, saling toleransi dan menghormati perbedaan satu dengan yang lainnya.

Peristiwa hari ini, tentu memberi sinyal, bahwa jaringan teroris masih banyak di wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia. Sel-sel teroris masih berkeliaran. Hal ini juga mengindikasikan bahwa pergerakan terorisme masih banyak terjadi.

Untuk itu, Forum Nusantara Bersatu (Fornusa) merasa terpanggil untuk menyampaikan pernyataan sikap, sebagai bentuk keprihatinan dan kepedulian terhadap keberlangsungan hidup berbangsa dan bernegara. Fornusa adalah sebuah Forum gabungan tokoh umat Islam, Kristen, Katolik, Hindu, Budha dan Konghucu.

Forum ini merupakan kelanjutan dari Gerakan Merajut Kebangsaan, yang telah banyak melaksanakan kegiatan kebangsaan yang dimulai dari kantor PBNU, atas dasar keprihatinan keadaan bangsa yang terobek akibat politisasi agama dan politik indentitas, dalam kehidupan berbangsa dan bernegara beberapa waktu yang lalu. Fornusa konsen pada bidang sosial politik dan Kebangsaan yang berdasarkan Pancasila dan Bhinneka Tunggal Ika.

Berikut ini adalah Pernyataan Sikap Forum Nusantara Bersatu (Fornusa);

1. Menyampaikan keprihatinan yang mendalam atas terjadinya peristiwa ini. Serta ikut mendoakan semua korban luka. Semoga segera diberi kesembuhan oleh Tuhan Yang Maha Esa.

2. Mengutuk dan mengecam keras atas terjadinya peristiwa ini. Meminta pemerintah melalui pihak aparat TNI dan Polri untuk segera menindaklanjuti, menangkap dan mengungkapkan jaringan pelaku dan aktor intelektual dibalik peristiwa ini.

3. Meminta Pemerintah Pusat dan Sulawesi Selatan agar segera mengambil langkah-langkah strategis untuk tetap menjaga keamanan di Makassar dan wilayah NKRI.

4. Memohon seluruh umat beragama Indonesia untuk tidak terprovokasi atas terjadinya peristiwa ini. Tapi, tetap waspada dan tidak takut berlebihan. Kita percayakan kepada pemerintah untuk menyelesaikan peristiwa ini.

5. Meminta seluruh elemen bangsa Indonesia untuk tetap jaga keamana di wilayah masing-masing. Membantu pemerintah menjaga stabilitas keamanan nasional.

Forum Nusantara Bersatu:

  • KH Mustholihin Madjid (Ketua Umum)
  • Handoyo Budhisedjati (Sekjen)
  • Perwakilan ISLAM: Ust Muhamad Zuhdi, MA
  • KRISTEN: Pdt Didi Natha
  • KATOLIK: JB Djoko Suhono
  • HINDU: I Nyoman Budastra.
  • KHONG HU CU: BS Eka Wijaya.

Comment

News Feed