by

Banjir NTT, Ini Rincian Kerusakan Sektor Pemukiman

JAKARTA (eNBe Indonesia) – Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menjelaskan jika banjir Flores, NTT, membuat 1.962 unit rumah terdampak, 119 unit rumah rusak berat (RB), 118 unit rumah rusak sedang (RS) dan 34 unit rumah rusak ringan (RR), sedangkan fasilitas umum (fasum) 14 unit RB, 1 RR dan 84 unit lain terdampak.

“Total korban hilang mencapai 72 orang, dengan rincian Kabupaten Alor 28 orang, Flores Timur 23, dan Lembata 21,” jelas Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Raditya Jati dalam keterangan tertulisnya, Selasa (6/4).

Ia menjelaskan jika Siklon tropis ini berdampak di 8 wilayah administrasi kabupaten dan kota, antara lain Kota Kupang, Kabupaten Flores Timur, Malaka, Lembata, Ngada, Sumba Barat, Sumba Timur, Rote Ndao dan Alor. Total warga meninggal dunia (MD) berjumlah 128 warga meninggal dunia selama cuaca ekstrem berlangsung di beberapa wilayah tersebut, dengan rincian Kabupaten Lembata 67 orang, Flores Timur 49, dan Alor 12.

Berikut rincian kerusakan sektor pemukiman yang terjadi akibat banjir NTT:

Kota Kupang

– 10 unit rumah RS

– 657 unit rumah terdampak

Kabupaten Flores Timur

– 82 unit rumah RB

– 34 unit rumah RR

– 97 unit rumah terdampak

– 8 unit fasum RB

Kabupaten Malaka

– 1.154 unit rumah terdampak

– 65 fasum terdampak

Kabupaten Ngada

– 4 unit rumah RB

– 2 unit rumah RS

– 1 fasum terdampak

Kabupaten Sumba Barat

– 54 unit rumah terdampak

Kabupaten Sumba Timur

– 7 fasum terdampak

Kabupaten Rote Ndao

– 12 unit rumah RB

Kabupaten Alor

– 21 unit rumah RB

– 106 unit rumah RS

– 6 fasum RB

– 1 fasum RR

– 11 fasum terdampak (rri.co.id)

Comment

News Feed