by

Nilai Proyek Silicon Valley Sukabumi Rp18 Triliun

Depok (eNBe Indonesia) – KBRN, Jakarta: Pembangunan proyek Bukit Algoritma atau Silicon Valley Ala-ala di Sukabumi menghabiskan anggaran senilai Rp18 triliun.

Direktur Utama AMKA Nikolas Agung menyampaikan bahwa pada Pembangunan proyek “Bukit Algoritma”, proyek tersebut akan dibangun di atas lahan seluas 888 hektare, yang berlokasi di Cikidang dan Cibadak, Sukabumi.

“MKA dipercaya sebagai mitra infrastruktur “Bukit Algoritma” pada tahap pertama selama tiga tahun ke depan, dengan nilai total diperkirakan 1 miliar euro atau setara Rp18 triliun,” jelasnya seperti dikutip dari website resmi AMKA, Selasa (13/4/2021).

Bukit Algoritma ini menjadi Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Pengembangan Teknologi dan Industri 4.0 di Sukabumi. Bukit Algoritma juga berpotensi meningkatkan kualitas ekonomi 4.0.

“Peningkatan pendidikan dan penciptaan pusat riset dan development untuk menampung idea anak bangsa terbaik demi Indonesia bangkit serta meningkatkan sektor pariwisata di kawasan setempat,” katanya.

“Selain itu, pengembangan KEK Sukabumi juga diharapkan dapat meningkatkan infrastruktur pertumbuhan tangguh berkelanjutan dan pembangunan SDM berbasis iptek, yang merupakan salah satu alat dukung penuh pemerintah dalam mendorong pertumbuhan ekonomi nasional (PEN),” sambungnya.

Menurut Nikolas, optimalisasi bonus demografi Indonesia menjelang tahun 2045 serta partisipasi dalam upaya mitigasi middle income trap, dapat ditempuh melalui peningkatan daya saing, produktivitas inovasi dan penguatan SDM. Sebab itu, AMKA berkomitmen untuk mengambil peran dan andil yang besar dalam rencana proyek Pengembangan KEK Sukabumi ini.

Sementara, Ketua Pelaksana PT Kiniku Bintang Raya KSO Budiman Sudjatmiko mengatakan bahwa “Bukit Algoritma” laksana Silicon Valley di AS, yang diharapkan dapat menjadi pusat R&D dan pengembangan sumber daya manusia di masa depan.

“Muda-mudi anak bangsa telah banyak yang menorehkan prestasi dan menciptakan inovasi di kancah global. Kelak, kawasan ini akan menjadi salah satu pusat untuk pengembangan inovasi dan teknologi tahap lanjut, seperti misalnya kecerdasan buatan, robotik, drone (pesawat nirawak), hingga panel surya untuk energi yang bersih dan ramah lingkungan,” jelasnya. (rri.co.id)

Comment

News Feed