by

SIPRI TU WULU Berpulang: 48 Rohaniwan asal Maukeli mengiringi dengan doa

-Profil-194 views

DEPOK (eNBe Indonesia) – Tokoh gereja tertua di paroki Santo Michael Maukeli, Nagekeo, Flores, Siprianus Tu Wulu berpulang pada Kamis (15/4) dan dikebumikan pada Sabtu (17/4), sementara ucapan duka dan doa memenuhi wall grup WA Diaspora Paroki Maukeli (DPM), termasuk 48 rohaniwan di dalamnya.

Almarhum Sipri adalah salah satu pendiri (founding father) Paroki Maukeli, paroki yang terbentuk sejak 28 Oktober 1948. Sebagai tokoh awam, almarhum Sipri mengabdikan diri untuk gereja, mengambil bagian dalam tugas Yesus Sang Guru, yakni menjadi imam, nabi, dan raja di tengah umat.

Sebagai guru dan pendidik, almarhum Sipri mendapat empati luar biasa dari semua siswa yang pernah dididiknya, sosok guru yang disiplin, bijak, penuh jasa dan kasih sayang.

‘Bapa Guru Sipri sudah berbuat banyak untuk Maukeli dan paroki Maukeli. Contoh teladan Bapa menjadi semangat untuk kami-kami ta nuwa rale mai (generasi dari bawah-red). Trima kasih Bapa Guru Sipri selamat jalan,’ tulis Willem Leba, tokoh Nagekeo asal Maukeli dan tinggal di Jakarta, di WA Group DPM.

‘Saya akan mendoakan keselamatan Bapa Guru. Negha muri ebho, kema sewe gha. Makasih woso Bapa. Kami balas talo. Tuga Ga’e ta pawe ate, kami ngede woso mo’o balas rebu ko’o jasa Bapa ne’e muri Pawe reta Sao Ga’e,’ tulis Romo Cyrilus Meo Mali Pr, imam pertama untuk paroki Maukeli.

Paroki Maukeli, peran para pendiri, anggota dewan paroki, dari masa ke masa konsisten membangun iman umat, dan panggilan umat untuk bekerja di ladang Tuhan pun tumbuh subur. Hingga sekarang, Paroki Maukeli memiliki 48 rohaniwan, termasuk seorang Uskup (Mgr Dr Silvester San). Jumlah imam/pastor mencapai 14 imam, 2 bruder, dan 32 suster.

Almarhum Sipri pun bahagia karena dua putrinya terpanggil menjadi suster (Sr Cypriana CIJ dan Sr Yuliana CIJ). Dua putra kembarnya, Alex Jata & Rofus Raga, adalah birokrat penting di Pemda Nagekeo.

‘BONUS hidup buat nenek Sipri sungguh besar (meninggal di usia 97 tahun) karena jadi sumber berkat bagi banyak orang selama hidup. NENEK adalah sosok tak ada duanya karena memiliki kepenuhan hidup secara rohaniah dan duniawi. SUNGGUH jadi gembala dan pemimpin yang tulus, sabar, mengasihi dan memaafkan. KAGUMKU pada nenek Sipri tanpa batas dan memoriku tentang nenek dan kasihsayang untukku terpatri sangat kuat. Nenek sudah disiapkan tempat di Surga dan berbahagia bersama para orang kudus,’ tulis Hans Obor, cucu almarhum yang tinggal di Depok, Jawa Barat.

Almarhum Sipri lahir di kampung Lokamude, Wolokoli namun sebagai salah satu pendiri Paroki Maukeli, almarhum sepakat menetapkan Maukeli sebagai pusat paroki, padahal ketika itu perayaan misa hari minggu berpusat di kapela Wolokoli. Saat dirintis pada 1967 sebagai paroki, mekar dari paroki Wolosambi, Maukeli dinilai paling strategis sebagai pusat paroki karena beberapa alasan, termasuk adanya transportasi laut ke Ende dan antar pulau, dan beberapa warga keturunan Cina sudah menyediakan sentral pelayanan ekonomi seperti kios atau tokoh kecil, juga ada pusat pelayanan kesehatan (BKIA).

Comment

News Feed