by

BENCANA NTT: NTT Diaspora Satu Hati tuntaskan distribusi bantuan 180 ton

Foto: Adi dan Tobby Ndiwa menuju kampung Manikin, Kupang

DEPOK (eNBe Indonesia) – Panitia NTT Diaspora Satu Hati Jabodetabek & Bandung paling sigap merespon kebutuhan warga NTT yang terdampak serius oleh badai seroja, banjir rob, dan longsor pada 4 April lalu. Tim ini telah menuntaskan distribusi bantuan sembako, pakaian, dan lain-lain sekitar 180 ton pada Rabu (21/4).

Tobby Ndiwa, advokasi, pengawas & public relation ‘Posko Satu Hati Untuk NTT, Jakarta’ mengatakan bantuan diserahkan kepada warga terdampak di Flores Timur, Adonara, Alor, Lembata, Kupang, Malaka, Sabu, Rote, dan Sumba Timur.

“Beribu-ribu terima kasih kepada donatur yang dengan berbagai bentuk dan cara memberi sumbangan bagi warga terdampak bencana di NTT,” ujar Tobby kepada Redaksi eNBe Indonesia pada Rabu (21/4). Pengacara di Jakarta asal NTT ini juga sangat mengapresiasi PT Pelni karena memberikan fasilitas distribusi secara free ke NTT dengan KM Awu dan KM Umsini.

“Terima kasih pemprov NTT Cq, Ketua BPBD NTT Pak Isak Nuka atas bantuan 1 buah mobil Box BNPB NTT kepada Panitia Satu Hati Jabodetaek. Terima kasih spesial buat kaka Vico Amalo yang telah membantu serta memfasilitasi Flight Cargo Panitia Satu Hati menggunakan Meskapai miliknya Dimonim Air,” tulis Tobby di laman facebook.

Panitia, kata Tobby, juga mengapresiasi Jenderal Jhony Asadoma yang memberi tempat menjadi Posko distribusi “Satu Hati Untuk NTT Jabodetabek di Kupang.

Panitia NTT Diaspora Satu Hati Jabodetabek & Bandung bekerja cepat merespon bencana NTT dengan kegiatan kemanusiaan (memobilisasi donasi/bantuan), dimotori tokoh-tokoh muda NTT juga didukung sesepuh-sesepuh NTT di Jakarta. Tim distribusi dijaring hingga tingkat kabupaten, maka proses distribusi bantuan berjalan cepat, menolong warga terdampak yang telah kehilangan segalanya.

“Kami bersukacita dengan apa yang kami lakukan untuk NTT, karena hidup adalah sebuah perjalanan,” ujar Adi, anggota tim NTT Diaspora Satu Hati Jabodetabek saat siaran langsung dari kampung Manikin, Oesao, Kupang. “Happy saya, ini kerja kemanusiaan. Siap di segala keadaan. Jangan hanya fokus pada diri sendiri tapi harus fokus juga untuk orang lain,” ujar Tobby sambil menyetir mobil menuju kampung Manikin.

Tim NTT Diaspora Satu Hati Jabodetabek diketuai oleh Aldo Paredes, dibantu Mance Kota, Tobby Ndiwa, Jonathan Dakabessy, Talla Alora Guterrezh, Sandra Hartono, Dede Budhyarto, Fritzflightenginering Makanlehi, dan Abba Den Rakhitan. Posko NTT Satu Hati berpusat di Kantor Penghubung Propinsi NTT di Tebet, Jakarta dan Taman Mini Indonesia Indah, juga di Kupang.

Kepala Badan Penghubung Propinsi NTT di Jakarta, Donald Isak turut mendukung penuh kerja tim. “Atas nama pemerintah dan selurun masyarakat NTT, saya ucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya atas dukungan, simpati, empati, kepedulian seluruh masyarakat Indonesia lewat bantuan kemanusiaan ini.”

Comment

News Feed