by

Bantuan OMK Untuk Warga Terdampak Siklon Badai Tropis Seroja

Foto: OMK Wilayah V Bersama Petrus, bantuan diserahkan Ketua OMK

Laporan Rovina Aleksandria

KUPANG (eNBe Indonesia) – Siklon badai seroja yang baru saja melanda Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) menyebabkan kerusakan parah di berbagai daerah. Beberapa tempat berdampak sangat parah, rumah-rumah yang terendam banjir, atap rumah yang ditiup angin dan tembok-tembok rumah yang rubuh.

Sampai saat ini korban-korban terdampak seroja masih terus mendapatkan bantuan dari berbagai pihak. Orang Muda Katolik (OMK) Paroki Santo Yoseph Pekerja Penfui. Kota Kupang, yang diwakili oleh OMK Wilayah V pada sabtu 24 april 2021 menyambangi salah satu korban terdampak badai seroja Petrus Mboro, warga Desa Baumata Utara Kabupaten Kupang.

Rumah Petrus mengalami kerusakan yang cukup parah dimana sebagian tembok rumah mengalami keruntuhan dan atap rumah yang terbang ditiup angin. Menurut Petrus kejadian runtuhnya tembok rumah miliknya, terjadi tepat saat puncak badai siklon seroja di area Kupang/Kabupaten Kupang dini hari Senin 5 April 2021.

Donasi yang diberikan oleh OMK Santo Yoseph Pekerja Penfui berupa 50 buah batako dan dua sak semen kepada Petrus. Bantuan masih terus diberikan oleh OMK Paroki Penfui kepada warga-warga terdampak seroja di area lingkungan Paroki Penfui dalam bentuk sembako dan material bangunan yang dibagi dalam beberapa tahap. Selain itu OMK Paroki Penfui juga membuka kesempatan bagi saudara/i yang ingin menyalurkan bantuan kepada warga yang terdampak badai seroja melalui Paroki Santo Yoseph Pekerja Penfui.

Badan nasional penanggulangan bencana (BNPB) juga menyalurkan bantuan dana untuk rumah-rumah warga yang mengalami kerusakan terdampak siklon badai tropis seroja. Bantuan dibagi menjadi beberapa kategori yaitu rumah dengan keadaan rusak ringan dimana kondisi fisik kerusakan 30% mendapatkan bantuan Rp10 juta, rumah dengan keadaan rusak sedang dimana kondisi fisik kerusakan 30-70% mendapatkan bantuan Rp25 juta, dan rumah dengan kerusakan berat dimana kondisi fisik kerusakan 70% mendapatkan bantuan dana sebesar Rp50 juta.

Namun masih ada kendala dalam penyaluran bantuan oleh BNPB karena data-data penduduk terdampak siklon tropis seroja yang belum rampung dari pemerintah Kabupaten/Kota. Marius Adu Jelamu, juru bicara penanganan bencana siklon badai tropis seroja, pada senin, 19 april 2021, menghimbau warga terdampak untuk melaporkan ke desa atau kelurahan.

Alur pelaporan sebagai berikut;

  • Laporan Desa/Kelurahan
  • Diterima BPBD
  • Verifikasi oleh tim teknis
  • Uji Publik
  • Penetapan SK oleh Wali Kota/Bupati
  • Diusulkan ke BNPB untuk penyaluran.

Comment

News Feed