by

Chelsea vs ManCity: Tidak diharapkan banyak pihak, kecuali fansnya

Oleh Marsellinus Ado Wawo*)

DEPOK (eNBe Indonesia) – Ambisi Tuchel bisa terwujud di Chelsea, begitu juga ambisi ManCity bisa terwujud di tangan Pep Guardiola. Di kubu Chelsea, Tuchel menggantungkan harapan kepada trio strikernya, yaitu Timo Werner, Kai Havertz dan Mason Mount dan Mendy, the last man standing. Tapi ada juga Ng Kante, dan Thiago Silva mantan back tengah PSG. Rupanya Thiago dan Tuchel dapat menuai ambisinya ketika keduanya bergabung di Chelsea kali ini.

Sepak bola juga sebuah nasib, tidak ada kebohongan di lapangan. Mereka hanya mau menang, dan untuk mencapainya harus mengalahkan Mancity. Pep Guardiola menggantungkan nasib ManCity di kaki Gudogan, Kevin Bruyne dan Sterling dan Riyad Mahrez. Gudogan dan Bruyne adalah aortanya ManCity. Mereka disupport oleh rekan-rekannya/pemain-pemain yang lain. Yang paling meononjol adalah Ruben Diaz, yang kehadiran mengubah wajah Mancity menjadi monster.

Tapi taktik Tuchel yang tidak memakai striker sangat memusingkan kepala pemain belakang Real Madrid. Siapa yang dijegal atau dihadang, tidak ada fokus prioritas. Yang ada hanya menjaga zona marking dan itu merontokan pemain tenaga dan pemain belakang Real Madrid yang banyak menua. Kelihatan sekali mereka kalah dalam nafas dan uji lari.

Apakah Tuchel akan memakai taktik yang sama ketika Chelsea melawan ManCity. Kita belum tahu pasti. Namun Pep Guardiola bukanlah Zidane. Pep punya banyak amunisi yang hebat-hebat. Ibarat kata, mau pakai taktik macam apapun gue ladeni.

Kebanyakan pemain Mancity tidak suka utak atik bola di lapangan tengah. Mereka melakukan eksperimen utak atik di sekitar zona garis enam belas. Jelas sekali maksud dan tujuannya. Mengacak-acak pertahanan lawan, hitung-hitung dapat tendangan bebas atau penalti. Strategi ini yang harus diwaspadai oleh pemain Chelsea.

Keunggulan taktik Tuchel adalah delapan pemain tengah yang akan beroperasi dari tengah sampai depan zona garis enam belas wilayah lawan. Karena taktik Tuchel yang tidak menggunakan stiker, membuat pemain belakang lawan ketar ketir.

Delapan pemain Chelsea akan mengepung garis belakang ManCity dengan urat nadi Kevin Bruyne, Gudogan yang mengapit kawal Kai Havertz, Mason Mount dan Timo Werner. Kevin Bruyne dan Gudogan lemah di kecepatan, faktor umur dan membuat mereka cepat capek. Ketika harus uji lari dengan Timo Werner, Msson Mount dan Kai Havertz, membutuhkan tenaga ekstra.

Namun, dalam sorak sorai para fans kedua klub, publik Inggris masih terus mencermati situasi terakhir di Turki. Karena situasi politik disana sedang memanas, apalagi pandemi Covid 19 sudah masuk dalam gelombang ketiga. Kita harapkan Stadion Olimpiade Ataturk, Istanbul dapat memberikan kedamaian dalam menikmati hiburan ini. Rencananya akan digelar tanggal 29 Mei 2021.

Buat saya tidak ada yang tidak mungkin bagi Tuchel dan Thiago Silva untuk mengangkat Piala si Kuping Lebar di Stadion Ataturk. Apalagi Ataturk kental dengan penampilan fisik seperti orang Jerman dalam tim Chelsea yaitu Tuchel, Timo Werner dan Kai Havertz.

Tapi juga mimpi Mancity yang selama ini terpendam akan terwujud lewat taktik dan strategis Pep yang selama ini sudah memberikan beberapa fakta ketika pelatih ini menukangi Barcelona dan Bayern Munchen. Kedua Klub ini telah banyak mengoleksi piala kejuaraan termasuk juara liga Champion Eropa.

Tapi kembali ke tangan Tuhan, karena Maradona, mahadewa sepak bola telah membawa nama Tuhan ke lapangan bola melalui tangannya. Tangannya yang nakal, tapi dibilangnya Tangan Tuhan. Namun dari lapangan juga banyak kita cermati banyak orang yang bahagia walau sedih karena kekalahan. Kelihatan banyak pemain yang berdoa dan berorasi kepada Tuhan dalam setiap langkah lakunya ketika merumput.

Pemain bola adalah mereka yang tidak sepakat untuk membuat kebohongan, karena mereka membawa sportifitas dan keagungan Tuhan. Bersyukur dulu bahagia kemudian, itulah teladan yang kita peroleh dari pemain bola. Selamat menikmati pertandingan pada tanggal 29 Mei 2021 di Stadion Olimiade Ataturk, Istanbul, Turki.

*) Penulis adalah Pembina Sepak Bola NTT di Jakarta

Comment

News Feed