by

Jaksa tahan kades Primus Neno, tilep dana desa Rp2,1 miliar

KEFAMENANU (eNBe Indonesia) – Diduga menilep dana desa sebesar Rp2,1 miliar, Kepala Desa Botof, Kecamatan Insana, Kabupaten TTU, Primus Neno Olin berakhir di balik jeruji besi. Ia ditetapkan sebagai tersangka dan langsung ditahan tim penyidik Kejari TTU.

Kajari TTU Robert Jimmi Lambila saat menggelar jumpa pers di aula kantor Kejaksaan Negeri TTU pada Jumat (7/5) malam mengatakan, berdasarkan pemeriksaan saksi-saksi, penyitaan barang bukti maka Primus Neno resmi ditetapkan sebagai tersangka dan ditahan.

Dari hasil penyidikan, tambahnya, penyalagunaan anggara dana Desa Botof menyebabkan kerugian keuangan negara sebesar Rp2,1 miliar. Menurut Robert, dari hasil penyidikan kepada Desa Botof selama tahun 2017 hingga tahun 2020 menggunakan dana desa dengan cara meminjam dari bendahara desa tersebut sebesar Rp1,1 miliar. Penggunaan anggara dana desa sejak tahun 2017 hingga 2020 sebesar Rp4,71 miliar.

Berdasarkan hasil pemeriksaan di lapangan pembangunan di Desa Botof tidak sesuai yang direncanakan. Kerugian keuangan negara di Desa Botof mencakup insentif atau honor aparat yang belum dibayar atau baru dibayar setengah saja. (pos kupang/Sandri)

Comment

News Feed