by

Mahfud Sebut Korupsi Besar Papua-Papua Barat

DEPOK (eNBe Indonesia) – Persoalan dugaan korupsi di Provinsi Papua dan Provinsi Papua Barat disinggung Menko Polhukam RI Mahfud MD dalam penjelasan terkini terkait perkembangan Papua-Papua Barat hari ini, Rabu (19/5).

Sebelumnya, Mahfud menyatakan, Pemerintah Pusat memberlakukan pendekatan kesejahteraan, damai, dan tanpa senjata untuk seluruh wilayah Papua-Papua Barat.

“Tapi, ada pendekatan untuk melindungi itu semua. Yaitu, ada pendekatan hukum dan keamanan dari sekian banyak orang Papua,” kata Mahfud saat konferensi pers secara daring di Kemenko Polhukam, Jakarta, Rabu (19/5).

Pertama, lanjut dia, Pemerintah Pusat akan memburu para teroris.

“Bukan organisasi Papua, tapi orang orang Papua yang melakukan teror. By name, ada nama nama. Sehingga, orang orang memang melakukan teror, lalu diketahui,” kata dia.

Kedua, Mahfud melanjutkan soal dugaan kasus korupsi terjadi di Papua-Papua Barat.

“Kemudian, penelusuran penyalahgunaan dana negara, korupsi. Yang selama ini mungkin sering dipertanyakan, kenapa kok di sana korupsinya dibiarin? Nah, kami sekarang sudah menemukan (dugaan, red) sepuluh korupsi terbesar. Baik hasil temuan dari BPK (Badan Pemeriksa Keuangan RI), maupun temuan dari Badan Intelijen Negara (BIN). Kami sudah punya semua (data, red),” kata Mahfud.

“Korupsi besar. Yang akan dilakukan penegakan hukum terhadap mereka,” katanya. (rri.co.id)

Comment

News Feed