by

Menindak Koruptor, Kompak Indonesia apresiasi Bupati Malaka

Foto: Gabriel Goa

DEPOK (eNBe Indonesia) – Gebrakan Bupati dan Wakil Bupati Malaka, Simon Nahak-Louise Lucky Taolin (SN-KT) dalam Program 100 Hari melakukan Audit Internal bersama Inspektorat Daerah Malaka terhadap Kades-Kades patut diapresiasi. Langkah taktis dan sistemik Bupati Malaka melakukan audit internal membuahkan hasil dengan dilimpahkan hasil temuannya ke pihak Aparat Penegak Hukum yakni Kejaksaan Negeri Belu. Ini membuktikan bahwa Bupati Malaka tidak melindungi Pelaku maupun Auktor Intelektualis Tindak Pidana Korupsi di Malaka.

Saatnya sekarang Aparat Penegak Hukum yakni Kejaksaan Negeri Belu harus proaktif bekerjasama dengan Bupati melalui Inspektorat Pengawasan Kabupaten Malaka untuk mengusut tuntas Pelaku dan Auktor Intelektualis Tindak Pidana Korupsi di Malaka.

Penggiat Anti Korupsi dan Pers wajib hukumnya mengawal Aparat Penegak Hukum yakni Kejaksaan Negeri Belu agar tidak tidur apalagi mempetieskan perkara Tindak Pidana Korupsi di Malaka seperti terjadi sebelum masa jabatan Bupati Malaka baru Simon.

“Terpanggil untuk mendukung total Program 100 hari SN-KT dalam Pencegahan dan Pemberantasan Korupsi di Malaka maka kami dari Koalisi Masyarakat Pemberantasan Korupsi Indonesia(KOMPAK INDONESIA) mendukung total Program 100 hari SN-KT melakukan Audit Internal sekaligus Program Pencegahan dan Penanganan perkara Tindak Pidana Korupsi di Malaka,” ujar Gabriel Goa, Ketua Kompak Indonesia dalam siaran pers hari ini.

Kompak Indonesia, lanjutnya, memberikan apresiasi kepada SN-KT bersama jajaran Inspektorat Pengawasan Kabupaten Malaka yang sudah melakukan Audit Internal dan sudah melimpahkan hasil temuan adanya Dugaan Tindak Pidana Korupsi ke Kejaksaan Negeri Belu untuk segera memproses hukum Tindak Pidana Korupsi di Malaka dengan mengusut tuntas Pelaku dan Auktor Intelektualisnya.

“Kompak Indonesia juga mengajak solidaritas Penggiat Anti Korupsi dan Pers untuk mengawal khusus Kejaksaan Negeri Belu agar serius bekerja usut tuntas Pelaku dan Auktor Intelektualis Tindak Pidana Korupsi Malaka,” pungkas Gabriel.

Comment

News Feed