by

Transformasi Digital, Infrastruktur Wilayah 3T Belum Selesai

DEPOK (eNBe Indonesia) – Badan Aksesibilitas Telekomunikasi dan Informasi (BAKTI) Kementerian Komunikasi dan Informatika tengah melakukan pembangunan infrastruktur telekomunikasi secara merata di seluruh wilayah Indonesia. Hal ini dilakukan untuk mempercepat transformasi digital, termasuk di wilayah terdepan, terluar, dan tertinggal (3T).

“Upaya ini sejalan dengan arahan percepatan transformasi digital dari Presiden Joko Widodo. Penyediaan infrastruktur yang merata hingga ke pelosok tanah air adalah komponen penting bagi tercapainya masyarakat yang terkoneksi untuk bangsa Indonesia berdaya saing,” ujar Juru Bicara Kemkominfo Dedi Permadi saat konferensi pers di Kantor Kemenkominfo Jakarta, Jumat (28/5).

Direktur Utama BAKTI Kominfo Anang Latif menuturkan, sebagai langkah lanjutan dalam memastikan tersedianya layanan seluler 4G di wilayah 3T.

“Kami berencana melakukan Kerja Sama Operasi (KSO) dengan operator seluler yang memiliki lisensi penyelenggaraan layanan jaringan bergerak seluler di Indonesia,” kata Anang.

Ia mengatakan, kerja sama antara pemerintah dan swasta untuk penyediaan jaringan BTS 4G di wilayah 3T akan berlangsung dalam jangka waktu 10 tahun.

“Pemilihan mitra penyedia layanan seluler untuk BTS 4G BAKTI Kominfo merupakan hal yang tidak kalah penting dari pembangunan infrastruktur itu sendiri. Kualitas layanan seluler menjadi ujung tombak hajat besar percepatan transformasi digital,” kata Anang.

Sebba, kata dia, layanan seluler di seluruh bagian Indonesia harus berkualitas, terjangkau, dan terjamin keberlangsungannya.

Anang mengatakan, BAKTI Kemenkom Info sedang menjalankan proses pemilihan mitra KSO untuk menyuplai layanan seluler pada infrastruktur BTS 4G di 7.904 lokasi guna menggenapi penyediaan infrastruktur telekomunikasi di 9.113 desa/kelurahan 3T.

“Pembangunan ini dilakukan dalam dua tahap di mana 4.200 nya dilakukan pada tahun 2021 ini dan dilanjutkan sebanyak 3.704 dilakukan di tahun 2022. Sehingga, harapannya setelah proyek ini selesai seluruh wilayah desa dan kelurahan di wilayah 3T dapat mengakses sinyal 4G untuk mendapatkan layanan internet,” kata Anang.

Sebagai informasi BAKTI Kominfo telah menandatangani lima paket kontrak payung untuk proyek penyelenggaraan infrastruktur BTS 4G bersama mitra penyedia terpilih.

Penandatanganan itu disaksikan langsung oleh Presiden RI Joko Widodo di Istana Negara, pada (26/2) lalu. (rri.co.id)

Comment

News Feed