by

Kemendikbudristek: 30 Persen Sekolah Sudah Lakukan PTM

Depok (eNBe Indonesia) – KBRN, Jakarta: Direktur Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar dan Pendidikan Menengah (PAUD Dikdasmen) Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemendikbudristek), Jumeri mengungkap sebanyak 30 persen sekolah di semua jenjang telah melaksanakan pembelajaran tatap muka (PTM) terbatas sejak Agustus 2020 hingga akhir Mei 2021.

“Ada 30 persen sekolah sudah PTM, ini saya buka rahasianya ini, jadi mereka (sekolah) kalau ditanya tetap bilang belum buka karena takut dimarahi, tapi sebenarnya banyak sekolah kita yang sudah melalukan PTM. Ini banyak yang curi-curi,” ungkap Jumeri dalam bincang pendidikan secara virtual dengan tema “Persiapan PTM Terbatas Tahun Ajaran 2021/2022” di Jakarta, Selasa (8/6/2021).

Meski demikian, menurut Jumeri, mencuri kesempatan untuk melaksanakan PTM adalah pengalaman yang baik agar dapat memahami kondisi dan mengambil langkah cepat atas hal tersebut.

“Tapi ini pengalaman baik, jadi karena tidak mampu melaksanakan PJJ, baik karena hambatan akses internet, keterbatasan pulsa, perangkat pembelajaran akhirnya nekat PTM dan secara umum aman karena hanya sedikit jumlah murid yang datang ke sekolah, kemudian memanfaatkan ruang terbuka untuk belajar, guru berkunjung. Itu sudah ptm terbatas,” ujar Jumeri.

Untuk itulah, sejalan dengan vaksinasi Covid-19, Kemendikbud Ristek  terus mendorong PTM terbatas dilaksanakan sesegera mungkin. Namun, lanjut Jumeri, sekolah juga harus memberikan alternatif pembelajaran jarak jauh (PJJ) murid yang tidak diizinkan orang tua untuk PTM terbatas maupun yang tidak dijadwalkan ke sekolah.

“Karena kita berharap bahwa ketika di rumah anak mengerjakan tugas-tugas tambahan, dan di sekolah itu anak-anak berkonsultasi dengan bapak ibu guru tentang kesulitan belajarnya, bisa berdialog dan berkonsultasi dengan guru sehingga anak-anak punya pemahaman yang baik dibandingkan di rumah saja,” tandas Jumeri. (rri.co.id)

Comment

News Feed