by

BPOLBF Perkuat Pariwisata Lembata

LEWOLEBA (eNBe Indonesia) – Badan Pelaksana Otoritas Labuan Bajo Flores (BPOLBF) menandatangani nota kesepahaman dengan Pemerintah Kabupaten (PemKab) Lembata di Hotel Palm, Lewoleba, Jumat (4/6).

Penandatanganan MoU dilakukan direktur utama BPOLBF, Shana Fatina, bersama Bupati Leombata, Eliaser Yentji Sunur, usai kegiatan Forum Floratama. Melalui Forum Floratama, Shana berharap semua stake holder dapat berbagi tugas dan peran antara pemerintah pusat, provinsi, kabupaten dan BPOLBF sehingga sector pariwisata bisa kembali pulih pasca pandemi Covid-19. “Untuk itu, kita perlu bergandengan tangan bersama. Kita juga akan focus ke pengembangan Desa Wisata” ujar Shana Fatina.

Pada 18 Juni 2021 akan diadakan program ”Bangga Buatan Indonesia – Labuan Bajo” yang produknya asli NTT. Ia berharap produk ekraf Lembata bisa berpartisipasi dalam program ini. Program ini bukan hanya event, tapi lebih dari itu akan dibangun platform. Jadi platform ini yang akan terus membantu mengedukasi produk-produk ekraf yang ada dari peningkatan kualitasnya sampai pemasarannya. “Harapannya sebelum orang datang ke Lembata mereka sudah mengenal produk-produknya Lambata ada di mana-mana. Intinya adalah bagaimana pariwisata itu tidak hanya untuk orang berwisata tapi juga menggerakan semua perekonomian. Semua produk yang ada terangkat karena adanya pariwisata,” tandasnya.

Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Kabupaten Lembata, Apolonaris Mayan, menambahkan, pemberintah akan langsung membuat program kerja supaya target-target yang sudah ditetapkan pada tahun 2021 bisa terlaksana. (Pos Kupang)

 

Comment

News Feed