by

Herman Herry Sebut NTT “Raksasa Tidur” Asal Diurus Orang Benar

JAKARTA (eNBe Indonesia) — Politisi senior PDI Perjuangan asal Nusa Tenggara Timur (NTT) Herman Herry menyebut bahwa Provinsi NTT adalah raksasa yang sedang tidur. Jika terbangun, NTT bisa berubah menjadi salah satu daerah terdepan di Indonesia.

Dalam dialog dengan Menteri Investasi/Kepala BPKM Bahlil Lahadalia dan calon Ketua Umum Kamar Dagang Indonesia (KADIN) Arsjad Rasjid di Kupang, Kamis (24/6), Herman Herry mengatakan bahwa provinsi kepulauan di selatan Indonesia bisa bergerak lebih maju jika dipimpin oleh seorang pemimpin yang benar.

“Saya mau katakan bahwa NTT itu adalah raksasa tidur. Asal diurus dengan benar oleh orang yang benar juga,” katanya mengutip Antaranews.

Ketua Komisi III DPR RI ini mengatakan bahwa NTT disebut raksasa tidur terutama di sektor perekonomian.

Provinsi NTT memiliki sumber daya alam, keragaman budaya dan potensi wisata yang sangat menjanjikan.

Pemerintahan Joko Widodo sejak awal telah mengarahkan perhatian penuh pada provinsi NTT. Salah satunya dengan membangun sembilan bendungan besar di beberapa kabupaten.

Dan yang terpenting adalah Jokowi membaptis Labuan Bajo di Manggarai Barat sebagai kawasan destinasi wisata super premium pada Januari 2020 lalu.

Dengan potensi ekonomi yang demikian besar, NTT akan tetap terpuruk dan miskin jika diurus orang yang salah dengan visi yang tidak benar. Transformasi kepemimpin di NTT perlu segera dilakukan.

“Saya sering berbicara pada negara lain saat melakukan kunjungan kerja, di hadapa para pengusaha di sana saya bangga mengatakan bahwa saya ini orang NTT dan mereka bertanya NTT itu apakah negara baru,” papar Herman.

Politisi asal Kabupaten Ende ini mengatakan bahwa perekonomian di NTT perlu dirangsang sehingga makin banyak investor baru yang mau berinvestasi di Provinsi NTT.

Calon Ketum KADIN Arsjad sendiri adalah salah satu calon investor yang telah menyatakan kesiapannya untuk berinvestasi di NTT, khususnya di Labuan Bajo.

Kepada Arsjad, Herman Herry juga menyatakan komitmennya untuk menjadi partner bisnis di NTT. Dia mengusulkan agar Arsjad bisa berinvestasi di sektor pariwisata, energi dan sektor lainnya.*

Penulis: Denis Deha

Comment

News Feed