ASN wajib pakai sarung tenun, ada yang salah kaprah

Giorgio Babo Moggi, ASN di kantor gubernur Kupang, mendukung peraturan gubernur tentang pakaian adat, namun dia menyaksikan beberapa rekannya pernah salah memakai sarung tenun.

Menurutnya, sebagian ASN masih kurang paham tentang sarung, mana hanya diperuntukkan bagi laki-laki atau untuk perempuan, serta tata cara pemakaian sarung tersebut. “Sebenarnya sarung tenun itu kompleks. ASN harus meningkatkan pengetahuan tentang makna, nilai, dan tata cara memakai sarung tenun, ”kata Giorgio seperti dikutip mosalaki.com hari ini.

STUNTING: Wanita masih subordinasi dalam keluarga

Di Nagekeo, ketika anak perempuan “nuka sao” (masuk rumah suami-red) di rumah mertua, dia makan dan minum setelah mertuanya makan. “Ini sesuatu yang biasanya luput dari perhatian kita sebagai pemimpin di kecamatan maupun desa. Kita harus bicara dengan tokoh masyarakat di sana tentang hal-hal seperti ini. Pastikan bahwa seorang ibu apalagi dalam risiko hamil, status gizinya harus bagus. Hb darah, lingkar lengan atasnya, harus bagus,” tandas Bupati Don.

Prostitusi di Ende, Debora peduli anak dan perempuan

Prostitusi yang melibatkan anak dan perempuan merupakan salah satu bentuk pelanggaran terhadap hak asasi manusia, hak perempuan dan hak anak. Penyelesaian masalah tidak terlepas dari proses penegakan hukum yang baik untuk mengakhiri praktik tersebut. Namun yang menjadi masalah saat ini adalah proses penegakan hukum yang tidak berjalan dengan maksimal, serta apatisme masyarakat. Masyarakat tahu bahwa hal tersebut adalah persoalan sosial, namun tidak tahu harus berbuat apa, serta tidak mau direpotkan untuk urusan orang lain. Kondisi ini, jika tidak segera ditanggulangi dan diantisipasi, akan membuat praktek prostitusi merebak dengan subur, apalagi mengingat NTT sedang dipromosikan sebagai destinasi pariwisata andalan Indonesia.

Patung Marilonga di Ende Direkonstruksi Ulang

Keturunan langsung Babo Marilonga, kata Sinta Sare, telah menyepakati tampilan patung baru Babo Marilonga, yang menggunakan parang, anak panah, dan busur. Tapi ukuran patung baru terlalu kecil, maka harus direkonstruksi ulang.

Festival Etu (Tinju) Jakarta: Anak muda & mahasiswa tampil garang, pacar mereka histeris

Himappen dan IKBN Jakarta pun merayakan HUT Kabupaten Nagekeo ke-13 kemarin dengan seremoni pemotongan kue dan meniup lilin oleh Marsellinus Ado Wawo dan Victor Manek, dimeriahkan dengan tarian dero, ikimea, dan Ja’i. Turut mendukung Festival Etu seperti Vesam Etnik-Nusantara, Kaka Dorang Fotografi & youtube channel, MC kondang George Soge Soo dan Tobby Ndiwa.

Pesta Rakyat NTT Jakarta: Saksikan Etu Nagekeo dan Gawi Ende!

Yosef Juwa Dobe Ngole, Ketua Pelaksana Pementasan Etu Nagekeo, mengatakan IKBN Jabodetabek-Serang mengambil bagian dalam memeriahkan hari jadi NTT, sambil merekatkan persatuan dan perasaan basodara anak-anak Flobamora (NTT) di Jabodetabek dalam suatu panggung budaya Etu-Sudu (tinju tradisional Nagekeo-Ngada).

Suami Galak Disayang Istri Perawat: Sampai kapan bertahan?

HAPPY WEDDING RINTO DAN IRRA!! Seperti tampil sebagai bek kanan yang tangguh di lapangan bola, Rinto mesti tangguh menghadapi banyak serangan balik dari lawan-lawan yang berbahaya. Yakin dan percayalah, Irra akan sigap menyembuhkan luka-luka, tidak hanya dengan obat merah atau betadin, tetapi dengan pelukan dan ciuman.

Cinta itu sederhana bagi Pria, Wanita umumnya pendendam (25th pernikahan)

Marsel Ado Wawo adalah sosok suami yang memiliki adrenalin untuk membunuh setiap keinginan hati agar terus hidup langgeng dengan istrinya, dan mendidik tiga putranya (Christian, Arnold, Renol). Meski tak percaya diri di awal bercinta, aksi curi pandang, kirim salam, kirim sapu tangan, jemput pacarnya Patricia M Botha adalah bukti nyata adrenalin seorang pria tampan 25 tahun silam itu.

Butuh 8 Tahun untuk Nikahi Wanita Batak (Mathias-Ocha wedding)

Mathias tampak mesrah menggenggam tangan Ocha, padahal hujan sedang rintik. Pesta taman (outdoor) yang terganggu hujan itu, tidak membuatnya ragu, seolah yakin alam masih bersahabat. Konsep wedding party di taman karya Denny Jago, berikut lantunan lagu indah musisi George Soge Soo dan vokalis Yanto, bisa turut menenangkan hati Ocha, gadis cantik Batak yang memilih berkorban penuh totalitas untuk cinta dan suaminya.

Festival Literasi: Nagekeo, Mercusuar Peradaban di Wilayah Timur

Literasi Nagekeo menampilkan 3 panggung utama; panggung diskusi, seni budaya, dan expo. Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Nagekeo menyelenggarakan berbagai macam lomba; lomba mewarnai untuk tingkat anak PAUD/TK, lomba pidato untuk tingkat SMP/MTs dan SMU/SMK/MA, lomba pantun daerah untuk masyarakat umum.

Manda, Potret Rapuh Wanita Flores (Pater Mil Ndona, CP)

Manda, hanya satu potret, sosok yang menegaskan punya karakter terbaik untuk suami. Wanita selalu istimewa, karenanya sulit dimengerti pria. Apakah memang karena Hawa diciptakan saat Adam sedang tertidur? Mengutip Thomas Jefferson, jangan merasa terusik dengan kebahagian orang lain, tulis Manda. Sebuah Cinta yang mengisi kotak hati terdalam, akan menggantikan kepedihan dengan sukacita. Ingat titik terendah dalam hidupmu tidak sejauh yang kamu bayangkan. Lihat kedalam dirimu, dan raihlah mimpi.

Tinju Nagekeo & Agenda Nataia

Sebagai inisiator informasi publik, Silvester mengatakan panitia lokal telah menyediakan acara khusus dengan nama Festival Dhongi Koti Nataia, permainan gasing adat, sebuah ritual puncak dari Etu Nataia (Tinju Adat).

Warga NTT di Nunukan, Terhormat?

Bupati Nunukan Asmin Laura Hafid mengaku bangga pada warga NTT di Nunukan karena punya karakter baik. Dia berharap warga NTT bisa terus beradaptasi dan menyesuaikan diri, dengan begitu, kebinekaan di Nunukan dapat terjaga, bahkan makin kuat.

Agama & Adat: Pernikahan Sah Bagi Milenial Jadi Perhatian

Dobe Ngole, didukung istrinya Nina Sibuea, intens melestarikan kegiatan-kegiatan budaya Nagekeo di Jakarta, terutama menyasar kaum muda atau milenial yang lahir dan tumbuh dewasa di perantauan.
“Semoga ini awal bagi orang Nagekeo khususnya di perantauan untuk kenal, menghayati dan hidup dengan budayanya,” ujar Dobe Ngole, setelah meresmikan pernikahan secara adat bagi pasangan Yohanes Reza Pradipta Gero & Katarina Tily Rheabela pada Sabtu pekan lalu (15/6).