Siapa saja dukung Moeldoko?

Susunan pengurus Partai Demokrat adalah kesempatan Moeldoko untuk menunjukkan bahwa fraksinya lebih baik dari AHY dan menunjukkan potensi fraksinya dalam meningkatkan elektabilitas Partai menjelang tahun 2024. Ini adalah kesempatannya untuk menarik dukungan dari kader Partai dan basis pendukung. Jika ia gagal mengatur lineup yang menjanjikan, akan sulit bagi Moeldoko untuk mendapatkan dukungan. Pertama-tama, mari kita lihat siapa yang akan bergabung dengan Moeldoko setelah dia mengumumkan susunan resmi Partai. Mari kita lihat juga apakah Moeldoko bisa mendapatkan pengakuan Pemerintah atau tidak.

Jenderal Moeldoko vs Mayor AHY

Dengan perkembangan tersebut, kemungkinan besar dualisme kepemimpinan di Partai Demokrat akan menjadi sengketa di pengadilan. Ini bisa memakan waktu berbulan-bulan atau bahkan bertahun-tahun untuk menyelesaikan perselisihan. Ini akan menyeret Partai Demokrat ke dalam konflik internal yang lebih dalam dan memperlebar keretakan internalnya. AHY dan ayahnya bakal sibuk menjaga basis pendukungnya melawan Moeldoko.

Polling: Ganjar terpopuler, AHY terkecil

Sedangkan elektabilitas AHY masih kecil. IPO menemukan elektabilitas AHY 5,7%, sedangkan Indikator menemukan elektabilitas AHY 4,2%. Pada Juli 2020, elektabilitas AHY sebesar 6,8% menurut Indikator dan 4% berdasarkan polling Charta Politika. Penunjukan AHY sebagai ketua baru Partai Demokrat masih belum bisa membantunya meningkatkan elektabilitasnya. Dengan masalah elektoral ini, ada keraguan bahwa AHY bisa menarik parpol lain untuk mendukungnya pada 2024. Partai Demokrat, seperti kita ketahui, hanya menguasai 54 dari 575 kursi di Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) atau sekitar 9,4%. Oleh karena itu, Partai tidak dapat mendukung AHY tanpa berkoalisi dengan partai lain.