Reuni PA 212 & Pilpres 2024

Tapi mengasosiasikan diri dengan Rizieq dan kelompok garis kerasnya bisa menjadi bumerang. Mereka bisa kehilangan dukungan dari kelompok Islam yang lebih moderat di negara ini seperti Nahdlatul Ulama (NU), yang merupakan organisasi Muslim terbesar di negara tersebut. Dibandingkan NU, ukuran kelompok garis keras Rizieq tidak signifikan.

Rizieq Shihab: Yang membela dan yang menentang (seri 2)

Mari kita lihat siapa lagi yang akan bertemu dengan Rizieq dalam beberapa hari mendatang. Zon, dalam kunjungannya ke kediaman Rizieq, membicarakan kemungkinan pertemuan Prabowo dengan Rizieq. Namun mengingat Prabowo kini menjadi bagian dari pemerintahan Jokowi, kita akan melihat apakah Prabowo memang akan bertemu dengan Rizieq.

Pertemuan Prabowo-Megawati

Jadi, kita bisa mengerti mengapa pembicaraan antara Prabowo dan Jokowi mungkin menemui jalan buntu. Jika dia mau untuk bergabung dengan koalisi partai berkuasa, Prabowo harus menurunkan permintaannya. Selain itu, ia harus mengikuti Perintah dan aturan permainan Jokowi yang ditetapkan oleh Jokowi dan koalisinya, tidak memaksa Presiden menerima persyaratan program dan portofolio tertentu dalam kabinet. Dia seharusnya juga menawarkan sesuatu untuk Jokowi seperti jaminan dia tidak akan ciptakan masalah di dalam pemerintahan dan jaminan ia dapat menjinakkan PKS dan garis keras sebagai imbalan atas Presiden menerimanya dalam koalisi partai berkuasa dan memberinya pembagian kekuasaan.