Covid-19: Jokowi menyesatkan

Presiden Joko “Jokowi” Widodo baru-baru ini berupaya meredam situasi dengan membandingkan beban kasus Indonesia dengan Amerika Serikat (AS). Tapi itu perbandingan yang menyesatkan mengingat tingkat pengujian di Indonesia bahkan tidak mendekati AS. Indonesia melakukan 7,18 tes per 1.000 orang, sedangkan Amerika Serikat melakukan 338,24 tes per 1.000 orang. Mengingat jumlah rata-rata kasus positif per putaran pengujian di Indonesia, jika kita mencocokkan kapasitas pengujian AS, jumlah harian kita dari kasus yang dikonfirmasi bisa jadi sangat tinggi.

Jokowi: Vaksin China dan Arab

Bersatu di belakang masalah anti-China dan kekhawatiran publik tentang keamanan vaksin China, kelompok-kelompok tersebut mungkin akan berkampanye untuk penolakan vaksinasi. Jadi pengadaan vaksin dari UEA menjadi relevan. Sebagai langkah antisipatif bagi mereka yang menolak vaksin China, Pemerintah memberikan vaksin Arab. Meski begitu, belum ada informasi tentang berapa biaya yang ditanggung berdasarkan perjanjian dengan China dan UEA ini. Beberapa masih bertanya-tanya apakah ada orang-orang dengan koneksi kuat Cina dan Arab yang menjadi broker perjanjian itu.