Pilkada Surakarta: Gibran menang

Kemenangan putra Jokowi di Surakarta dan Medan merupakan kemenangan besar bagi PDIP. Dengan Gibran dan Bobby, PDIP akan memiliki dua kepala daerah lagi dari generasi muda. Gibran masih sangat muda. Dia baru berusia 33 tahun. Bobby bahkan lebih muda karena usianya baru 29 tahun. Karier politik mereka masih sangat panjang. Tapi pertama-tama, kita harus melihat apa yang bisa mereka lakukan sebagai kepala daerah.

Jokowi & Isu Penting

Soal perombakan kabinet, Jokowi mengatakan tidak akan melakukan perubahan kabinet karena kinerja para menterinya membaik setelah dimarahi pada Juni 2020. Namun, Jokowi menggarisbawahi bahwa ia masih terbuka terhadap kemungkinan jika menterinya berkinerja buruk.

Anak Mantu Jokowi & Politik

Jika Gerindra ingin bergabung, koalisi Bobby akan tumbuh lebih besar karena Gerindra adalah partai politik terbesar kedua di Medan dan partai terbesar ketiga di Sumatera Utara. Seperti PDIP, Gerindra mengendalikan 10 kursi DPRD Medan (20%). Peluan Bobby untuk mendapatkan dukungan Gerindra terbuka lebar mengingat bahwa Prabowo berhubungan baik dengan Jokowi.

Pelajaran dari Jokowi & Gibran

Ada yang mengatakan, tidak seperti anak-anak dari mantan presiden atau tokoh terkenal di negara ini, Gibran ingin memulai karir politiknya dari bawah. Dia tidak meminta posisi menteri atau tiba-tiba menjadi wakil ketua partai politik atau berusaha mencalonkan diri sebagai kandidat presiden. Sangat menarik untuk melihat bagaimana Gibran masih berjuang untuk mendapatkan tiket dari PDIP meskipun dia adalah putra Presiden. Orang harus mengakui bahwa itu adalah pelajaran positif untuk dipelajari dari Gibran.